YOGYAKARTA. Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah ditentukan oleh kebijakan sekolah, tingkat pengetahuan dan kepedulian penyedia PJAS (Pangan Jajanan Anak Sekolah). Oleh karena itu untuk mewujudkan kemandirian komunitas sekolah dalam melindungi diri dari peredaran PJAS yang tidak aman dan bermutu, maka perlu dilakukan kaderisasi komunitas sekolah (guru, orangtua/komite sekolah) yang akan berperan sebagai kader aktif dalam mewujudkan keamanan pangan di sekolah. Untuk mewujudkan kemandirian komunitas sekolah dalam melindungi diri dari peredaran PJAS yang tidak aman, BBPOM di Yogyakarta menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Sekolah, Rabu (21/06/2023) di Hotel Tara, Yogyakarta.
Ketua Tim Kegiatan PJAS BBPOM Yogyakarta, Diah Tjahjonowati dalam sambutannya mengatakan BBPOM di Yogyakarta mendorong pihak sekolah untuk penyediaan PJAS yang aman, bermutu dan bergizi di lingkungan sekolah. Pihak sekolah diharapkan selalu memantau PJAS, mensosialisasikan kepada siswanya untuk memilih PJAS yang aman serta bagi penyedia PJAS untuk mengolah secara aman. Diharapkan agar PJAS di lingkungan sekolah selalu terjaga dan memenuhi syarat mutu dan nilai gizinya. Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan menyatakan bahwa penyelenggaraan pangan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pangan yang aman, bermutu, dan bergizi bagi konsumsi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri peserta yang merupakan perwakilan 23 sekolah sebagai bagian dari program sekolah dengan PJAS aman, dari wilayah Gunungkidul, Kulon Progo, Bantul, Sleman, Kota Yogyakarta. Perwakilan setiap sekolah terdiri dari 4 orang yaitu para kepala sekolah/ guru serta orangtua siswa/ komite sekolah. Materi yang disampaikan pada Bimtek yaitu Kebijakan Keamanan Pangan Sekolah, 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Memilih Pangan, 5 kunci Mengolah Pangan, Nutrisi Seimbang untuk SDM Unggul, Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah, serta materi Peran Kader Keamanan Pangan Sekolah.
Sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan sekolah dapat diwujudkan dengan menyediakan pangan yang akan dikonsumsi dalam kondisi aman dan bermutu. PJAS yang aman, bermutu dan bergizi merupakan sumber pangan yang ideal bagi anak sekolah. Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, sehingga diharapkan akan membentuk generasi unggul.
