Batulayar, Rabu-Kamis tanggal 10 – 11 Mei 2023 BBPOM di Mataram melaksanakan Bimtek Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) di Kabupaten Lombok Barat, yang bertempat di GEM Pearl dan Resto, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan bimtek tersebut diikuti oleh 78 peserta yang terdiri dari 26 orang dari masing-masing desa yang diintervensi, yaitu Desa Penimbung, Desa Cendi Manik, Desa Batu Kumbung. 26 orang kader yang dilatih terdiri dari:
- 10 orang Kader Keluarga (Ibu PKK/ Pengurus Posyandu/Ibu Rumah Tangga
- 4 orang Kader Sekolah (Guru/ Pembina Pramuka/ Pembina UKS)
- 7 orang Kader Masyarakat (Karang Taruna/ Remaja Putra atau Putri ≥17 tahun)/Kader Pembangunan Manusia)
- 3 orang TKPD (Tim Keamanan Pangan Desa) dan
- 1 orang tenaga PKP dari Dinas Kesehatan dan 1 orang tenaga DFI/Sanitarian yang memiliki wilayah kerja dari desa intervensi.
Kegiatan bimtek bertujuan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang kompeten dalam melakukan pendampingan implementasi keamanan pangan kepada komunitas desa dan untuk melakukan pengawasan keamanan pangan di desa
Sesuai dengan Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Sunting dan Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS Nomor Kep. 101/M.PPN/HK/06/2022 tentang Percepatan Kab/Kota Lokasi Fokus Intervensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2023 di 34 Provinsi dengan Skema Percepatan Khusus dan Skema Pendampingan. Provinsi NTB masuk dalam 12 Provinsi Skema Percepatan Khusus, dimana 12 Provinsi ini merupakan provinsi dengan prevalensi balita stunting yang tinggi. Sebagai rencana aksi Tim Percepatan Pengentasan Stunting (TPPS) Provinsi NTB, salah satu intervensi yang dilakukan oleh BPOM yaitu dengan 50 % desa yang diintervensi Desa Pangan Aman adalah desa stunting. Pada tahun 2023 Balai Besar POM di Mataram melakukan intervensi pada 4 (empat) desa di Kabupaten Lombok Barat, dan 2 diantaranya adalah desa stunting yaitu Desa Penimbung dan Desa Cendi Manik
Dalam laporannya Kepala BBPOM di Mataram Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt menyampaikan bahwa total desa yang telah diintervensi di Kabupaten Lombok Barat 2014 – 2019 sebanyak 45 desa dari 113 desa (39,82%). Jumlah Tim Keamanan Pangan Desa (TKPD) sebanyak 100 orang, Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) sebanyak 116 orang dan komunitas yang sudah terintervensi sebanyak 200 orang. Tahun 2023 Kabupaten Lombok Barat menjadi salah satu Kabupaten yang diintervensi Program Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman berbasis Komunitas dan Sekolah dengan PJAS Aman dengan desa yang diintervensi yaitu Desa Penimbung Kecamatan Gunungsari, Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong dan Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar.
Kegiatan bimtek ini dibuka oleh Bapak Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, melalui pelatihan ini diharapkan kompetensi kader desa tentang keamanan pangan dapat ditingkatkan sehingga dapat terus mengawal pelaksanaan keamanan pangan di desa secara berkelanjutan. Selanjutnya dilakukan pemasangan rompi kepada Kader perwakilan masing-masing desa oleh Bapak Bupati didampingi Kepala Balai Besar POM di Mataram dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Arief Suryawirawan, S.Si, Apt., MPH. Adapun narasumber pada kegiatan ini Narasumber pada pelatihan ini berasal dari Balai Besar POM di Mataram, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mendorong kemandirian Kader Keamanan Pangan Desa untuk selalu melakukan sosialisasi kepada komunitas di desa masing-masing menuju terwujudnya desa pangan aman di Kabupaten Lombok Barat.
#BBPOMdiMataram
#BPOMRI
#DesaPanganAman
#BimtekKKPDLobar
#KataBPOM
