Waibakul – Sebagai lanjutan tahapan program prioritas nasional pangan jajanan anak usia sekolah di Kabupaten Sumba Tengah, Balai POM di Kupang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah di Kabupaten Sumba Tengah. Kegiatan bimtek yang dilaksanakan pada Selasa (30/05/2023) di Aula SMK Pertanian, Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah, dihadiri oleh perwakilan komunitas sekolah (kepala sekolah, guru penjaskes/UKS, orangtua siswa/komite sekolah/pengelola kantin).
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Tengah, Meha U.R. Samapaty, menyampaikan dukungan terhadap program keamanan pangan di Kabupaten Sumba Tengah. Komunitas sekolah yang telah terpilih mengikuti bimtek diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada komunitas sekolah lainnya.
Narasumber berasal dari BPOM di Kupang, Imanulkhan dan Rosa Endang Setiyaati. Peserta yang hadir diberikan pemahaman berbagai materi mengenai keamanan pangan sampai dengan implementasi keamanan pangan di kantin sekolah Pemaparan materi dan diskusi dipandu oleh moderator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Maria R. Lawadjati.
Imanulkhan, mewakili Kepala Balai POM di Kupang, menyerahkan boneka Maskot Toga (tolak gratifikasi) kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Tengah sebagai simbol bahwa BPOM di Kupang menolak setiap gratifikasi dalam bentuk apapun. Dalam kesempatan tersebut, BPOM di Kupang juga menyerahkan satu paket bahan edukasi keamanan pangan kepada 10 sekolah yang hadir.
Komunitas sekolah yang telah dilatih merupakan kader keamanan pangan sekolah yang akan menjadi perpanjangan tangan BPOM untuk melakukan intervensi keamanan pangan di sekolahnya. Dengan terbentuknya kader keamanan pangan sekolah, dapat melakukan pengawasan mandiri terhadap kantin sekolah dan pedagang di sekitar sekolah sehingga pangan yang dijual aman, bermutu, dan bergizi.
Balai POM di Kupang
