Inovasi Santan Prima, Sambangan Kelompok Rentan untuk Pelayanan Prima

19-05-2023 Yogyakarta Dilihat 528 kali

YOGYAKARTA.  Penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak (Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 Tentang Pengesahan Hak-Hak Penyandang Disabilitas).  Namun demikian penyandang disabilitas tidak kehilangan hak untuk mendapatkan pelayanan maupun fasilitas yang disediakan oleh BBPOM di Yogyakarta.

Inovasi Santan Prima (Sambangan Kelompok Rentan untuk Pelayanan Prima) merupakan inovasi yang dirintis untuk memberikan pelayanan kepada kelompok rentan termasuk dalam hal ini adalah disabilitas.   Kegiatan inovasi secara perdana dilaksanakan pada hari Senin (15/5) di SLB C Dharma Rena Ring Putra I Sleman.  Sambangan ini bertujuan untuk pemberian informasi terkait Keamanan Pangan dan menjadikan masyarakat cerdas memilih pangan aman.

Acara dibuka oleh Kepala Sekolah Dwi Isharyanto, dihadapan anak-anak penyandang tuna grahita beserta para guru yang bertugas, disampaikan secara singkat terkait ketugasan BBPOM di Yogyakarta. Selanjutnya dilakukan pemberian materi tentang Keamanan Pangan, memperkenalkan cemaran pada pangan serta sikap untuk memilih pangan yang aman.  Selain pemberian materi, dilakukan sampling terhadap pangan jajanan yang dijual di sekolah, untuk melihat kemungkinan adanya bahan berbahaya (formalin, boraks, rhodamin B, methanyl yellow), sekaligus memperlihatkan cara pengujian kepada guru dan murid.

Meskipun dengan keterbatasan masing-masing, namun beberapa pertanyaan dilontarkan terkait pemilihan makanan berwarna, dan penggunaan plastik warna untuk mengemas pangan.  Dari 6 sampel yang diuji, hasil uji menunjukkan negatif yang artinya tidak ada sampel pangan uji yang mengandung bahan berbahaya.  Selain dari murid, dialog juga dilakukan dengan guru terutama penggunaan boraks yang masih dijumpai serta alternatif pengganti boraks.

Inovasi Santan Prima diharapkan dapat terus berjalan sebagai wujud peran serta BBPOM di Yogyakarta, yang melibatkan masyarakat “lain” dalam hal ini kelompok rentan termasuk warga disabilitas.   Bersama disabilitas mewujudkan keamanan pangan untuk semua.

BBPOM di Yogyakarta

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana