Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan POM melaksanakan kegiatan Advokasi Keamanan Pangan Nasional Terpadu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk menggalang komitmen Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan keamanan pangan di daerah. Selain itu melalui kegiatan advokasi bersama lintas sektor diharapkan program keamanan pangan dapat terintegrasi ke dalam program di lintas sektor dan dapat terwujud komunikasi dua arah antara stakeholder dengan komunitas di lokus intervensi sehingga kegiatan keamanan pangan dapat terlaksana secara optimal.
Kegiatan advokasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut kegiatan audiensi Bersama Bupati Sidoarjo. Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor Ali sangat menyambut baik dan mendukung kegiatan keamanan pangan terpadu yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo dan berharap bahwa kegiatan dapat dilaksanakan pula kepada 1600 orang Kader Tim Pendamping Keluarga. Beliau siap mendukung dan berharap bahwa semua pelaku usaha di Kabupaten Sidoarjo dapat menerapkan prinsip keamanan pangan dan tidak menggunakan bahan berbahaya pada produk pangannya terutama penggunaan boraks karena Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu produsen kerupuk dari Jawa Timur.
Kepala BBPOM di Surabaya, Trikoranti Mustikawati mengatakan, bahwa Sidoarjo sebagai target intervensi Kegiatan Prioritas Nasional Keamanan Pangan Nasional Terpadu Tahun 2023 akan dilaksanakan di 3 desa, 1 pasar dan 6 sekolah. Dengan kegiatan pemberdayaan kepada komunitas sekolah, desa dan pasar dalam Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu diharapkan keamanan pangan dapat terwujud di semua lapisan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kegiatan Desa Pangan Aman di lakukan pendampingan pula kepada UMKM pelaku usaha pangan sehingga produk yang beredar di Kabupaten Sidoarjo aman untuk dikonsumsi dan produk-produk pangan olahan memiliki izin edar. BBPOM di Surabaya siap melakukan pendampingan pula kepada UMKM pelaku usaha pangan di Sidoarjo. Selain itu kegiatan desa Pangan Aman merupakan salah satu upaya untuk mendukung penurunan angka stunting melalui penyebaran informasi keamanan pangan dan pemberdayaan kepada kader keluarga dan komunitas keluarga.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dalam kegiatan Advokasi Keamanan Pangan Terpadu yaitu Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kominfo menandatangani komitmen Kegiatan Keamanan Pangan Terpadu sebagai wujud komitmen dan siap berkolaborasi mendukung kegiatan keamanan pangan dan siap mendukung penurunan penggunaan boraks di Kabupaten Sidoarjo serta siap menjadi pemenang dalam lomba yang diselenggarakan nanti oleh BPOM sebagai motivasi dalam pelaksanaan dan penerapan keamanan pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Tim Penyusun Materi Website dan Media Sosial
BBPOM di Surabaya
Kontributor: Rini Wulansari
#advokasikelembagaan
#programprioritasnasionalkeamananpanganterpadu
#pemkabsidoarjo
