Jakarta - Bimtek petugas keamanan pangan untuk komunitas sekolah di wilayah Jakarta Utara menjadi elemen penting dalam mewujudkan program keamanan pangan di sekolah/madrasah. Pada Selasa (23/05/2023), dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Kader Keamanan Pangan Sekolah/Madrasah di El Hotel Royale Jakarta Utara yang diikuti oleh kepala sekolah dan guru dari 25 sekolah/ madrasah di Jakarta Utara. Kegiatan dihadiri pula lintas sektor Kota Administrasi Jakarta Utara meliputi Suku Dinas Pendidikan wilayah I & II, Kantor Kementrian Agama, Suku Dinas Kesehatan serta Puskesmas Kecamatan.
Kegiatan di buka oleh Ketua Tim Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti yang pada sambutannya menyampaikan bahwa salah satu elemen penting dalam kemandirian sekolah adalah komunitas sekolah (Kepala sekolah, guru, siswa, orangtua murid, pedagang PJAS) yang harus berpartisipasi aktif dalam mewujudkan program keamanan pangan di sekolah termasuk mensosialisasikan secara aktif pesan keamanan pangan. Komunitas sekolah dapat menjadi penggerak dalam implementasi keamanan pangan di sekolah. Hadir sebagai narasumber pada kesempatan tersebut, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara yang menyampaikan materi terkait Higiene Sanitasi Pangan untuk Kantin Sekolah dan Prosedur Penerbitan Sertifikat/Surat Keterangan Higiene Sanitasi. Sedangkan narasumber BBPOM di Jakarta menyampaikan mengenai Kebijakan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah, Kunci Mengelola dan Memilih Pangan Aman, Nutrisi Seimbang untuk SDM Unggul, Peran Kader Keamanan Pangan Sekolah dalam Intervensi Keamanan PJAS dan Pentingnya Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah.
Peserta sangat bersemangat dan antusias dalam mengikuti bimtek ini, terlihat dari aktifnya diskusi dan tanya jawab mengenai pangan aman dan sehat serta pembentukan kader dan duta keamanan pangan di sekolah/madrasah. Melalui kegiatan ini diharapkan para kader keamanan pangan sekolah/ madrasah dapat meningkatkan pengetahuan, pemahamanan dan perilaku yang baik sehingga menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keamanan pangan sekolah/madrasah.
Aman Panganku, Aman Kotaku
Bersama Kita Bisa !
