Kunjungi Saparua, BPOM Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

21-06-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 596 kali

Saparua - Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito melakukan kunjungan kerja ke wilayah Maluku. Kali ini, BPOM melakukan kegiatan urun rembuk dengan masyarakat di Pulau Saparua dalam rangka Gerakan Nasional Peduli Lingkungan dalam mendukung produksi dan konsumsi berkelanjutan obat dan makanan (17/06/2023). Kedatangan Tim BPOM disambut antusias oleh warga Saparua, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Maluku tengah, Zahlul Ikhsan dan Camat Saparua, Winny Prajawati Salamor.

Pulau Saparua merupakan wilayah di Provinsi Maluku yang memiliki potensi alam dan ekonomi luar biasa karena dianugerahi dengan bentang alam yang indah, serta peninggalan budaya dan sejarah yang beragam. Potensi ini perlu terus dikembangkan dan dipelihara dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, BPOM sangat mendukung gerakan peduli lingkungan, yang dikaitkan dengan produksi dan konsumsi obat dan makanan secara berkelanjutan.

Kepala BPOM dalam sambutannya mengatakan kehadiran BPOM di Saparua, salah satunya untuk mengampanyekan tiga aksi nyata peduli lingkungan. Aksi tersebut mengusung terkait pengelolaan sisa dari tiga komoditas yang diawasi BPOM. Pertama, Gerakan Ayo Buang Sampah Obat dengan Benar, yang telah bekerja sama dengan beberapa apotek. Kedua, Reduksi Sampah Melalui Penggunaan Kemasan Isi Ulang Kosmetik, yang diharapkan  dapat mengurangi limbah plastik. Kemudian ketiga, Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan Menurunkan Food Waste, untuk mendorong penggunaan bahan baku pangan yang tidak berlebihan, sehingga mengurangi sampah makanan.

”Kehadiran kami di Saparua untuk mengajak masyarakat Saparua melakukan tiga aksi nyata peduli lingkungan, termasuk untuk dapat mengurangi sampah produk, serta kemasan obat dan makanan yang membebani lingkungan,” jelas Kepala BPOM kepada masyarakat Saparua.

Dalam kunjungan ini, BPOM juga memberikan bantuan peralatan produksi pangan kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Saparua. BPOM juga melakukan pendampingan terhadap UMK obat tradisional, pangan olahan, serta industri rumah tangga pangan (IRTP) agar mampu menghasilkan produk yang aman dan bermutu.

”Hari ini, BPOM juga membawa bantuan untuk membangun kapasitas pengusaha UMKM agar dapat memproduksi pangan yang lebih baik. Saya juga meminta BPOM di Ambon untuk terus bergerak bersama pemerintah daerah setempat untuk mendampingi pengembangan produk dari bahan lokal, sehingga dapat membantu mengembangkan ekonomi rumah tangga yang dapat berdampak pada Pulau Saparua,” lanjut Kepala BPOM.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Zahlul Ikhsan, menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat Saparua. Tidak hanya terkait konsumsi obat dan makanan, namun juga untuk pengembangan kekayaan alam Saparua menjadi produk unggulan Maluku.

”Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Kepala BPOM yang sudah berkunjung dan memilih Saparua menjadi tempat melakukan edukasi peduli lingkungan kepada masyarakat Saparua secara langsung. Hal penting lainnya yang dapat kami infokan, kami juga memiliki produk-produk unggulan yang membutuhkan pendampingan dari BPOM,” ujarnya.

Selain kekayaan alamnya, Maluku juga merupakan salah satu wilayah yang merupakan saksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Berbagai situs dan tokoh bangsa yang berasal dari Maluku menjadi bukti perjalanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Kepala BPOM juga menyambangi situs bersejarah di Saparua, yaitu Benteng Duurstede dan rumah salah satu pejuang nasional, Thomas Matulessy atau yang dikenal sebagai Kapitan Pattimura. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh keturunan dari pahlawan nasional tersebut.

”Saya pernah ke Banda Neira, menengok ke belakang sejarah bangsa Indonesia, melihat perjuangan para pendahulu kita. Di Saparua, tokoh pahlawan seperti Kapitan Pattimura dan Martha Christina Tiahahu telah berjuang merebut kemerdekaan NKRI. Tentunya tugas bagi kita semua terutama jajaran di BPOM agar meneruskan perjuangan para pejuang kita beratus-ratus tahun lalu dengan berjuang membangun negeri, dengan semangat yang sama dari para pejuang. Tentunya dengan cara kita masing-masing, sekecil apapun dalam posisi kita masing-masing,” pungkas Kepala BPOM. (Humas-Benny)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana