MEMBERI MAKNA PADA PERPISAHAN – 34 TAHUN MENGABDI PADA NEGERI

19-05-2023 Semarang Dilihat kali

Semarang


ASN, Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pegawai pemerintah yang dipilih dan diangkat untuk menjalankan tugas pemerintahan dan digaji berdasarkan perundang – undangan. Salah satu tugas ASN yang tercantum pada UU No. 5 tahun 2014 adalah memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Disebutkan juga bahwa seorang ASN wajib setia dan taat kepada UUD 1945 dan Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, memiliki integritas serta siap ditempatkan di seluruh Wilayah NKRI. 

Setiap ASN mengemban janji “Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia” dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. Integritas seorang ASN tergambar dari sikap profesionalisme dalam menggunakan keahlian, ilmu, dan ketrampilan.

Jika orang lain bisa, kenapa kita tidak bisa? Kalimat tersebut kerap diucapkan oleh Kepala Balai Besar POM di Semarang, Sandra Linthin. Beliau adalah perempuan tangguh Badan POM yang ketangguhannya telah dibuktikan dengan kiprah gemilangnya.

Pada tahun 2011 beliau dipercaya untuk memimpin Balai POM Ambon hingga 2018. Setelah itu Bu Sandra ditugaskan sebagai Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta. Tiga bulan berlalu di kota pelajar, beliau ditugaskan ke Pulau Celebes menakhodai Balai Besar POM di Manado.

Di penghujung pengabdian Bu Sandra sapaan akrabnya dipercaya untuk memimpin Balai Besar POM di Semarang. Tanggung jawab tersebut terasa berat karena Jawa Tengah yang memiliki 29 Kabupaten dan 6 Kota yang pastinya banyak pabrik obat, jamu, kosmetik, dan UMKM pangan olahan. “Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa”, kalimat tersebut kembali beliau ucapkan sebagai obor penyemangat bagi beliau dan kami insan BBPOM di Semarang.

Di usianya yang tidak muda lagi Bu Sandra tetap semangat dalam mengawal obat dan makanan yang beredar di Jawa Tengah agar aman untuk dikonsumsi. Di bawah kepemimpinan beliau BBPOM di Semarang berhasil mengamankan produk Obat Tradisonal yang mengandung Bahan Kimia Obat, Kopi mengandung obat kuat, dan produsen kosmetik illegal dengan nilai tangkapan mencapai milyaran rupiah. Ibarat kelapa, semakin tua semakin banyak santannya, pepatah tersebut sangat tepat menggambarkan sosok Bu Sandra. Bagi beliau semua tanggal dalam kalender berwarna hitam semua karena tidak pernah ada kata lelah untuk mengadakan perbaikan sistem manajemen serta edukasi terhadap masyarakat tentang obat dan makanan aman. Sertifikasi ISO SMK3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan SMAP (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) adalah bukti nyata kerja keras, semangat dan tanggung jawab di masa injury time kepeminpinan beliau.


" You''re truly a great leader, mentor and colleage.. Your encouragement, advices, guidances and ideas will definitely become our inspirations to be the best versions of ourselves and reach our goals. We''re realy appreciate for every single thing you''ve bestowed upon us.... May God bless you always..... Thank you, Bu Sandra... "

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana