YOGYAKARTA. Kau bisa patahkan kakiku, Tapi tidak mimpi-mimpiku, Kau bisa lumpuhkan tanganku, Tapi tidak mimpi-mimpiku. Manusia -manusia kuat itu kita, Jiwa-jiwa yang kuat itu kita. Lirik lagu “Manusia Kuat ” terasa bermakna saat diresapi pada pembukaan kegiatan Parade Jumat Manis yang diselenggarakan oleh AOC BBPOM di Yogyakarta pada hari Jumat (16/06/2023). Kegiatan AOC dengan tema “Bangkitkan Motivasi Diri, Terus Bersinar dalam Karya”, diikuti secara hybrid oleh seluruh karyawan BBPOM di Yogyakarta dan dari unit teknis lain, antara lain BBPOM di Palembang, Semarang, Banda Aceh dan Lampung.
Dalam sambutannya, Etty Rusmawati, selaku koordinator Agen Perubahan menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Manis merupakan salah satu implementasi WBK dan WBBM dan bertujuan untuk memberikan motivasi atau semangat agar pegawai tidak merasa jenuh dengan rutinitas yang dikerjakan. Diharapkan dengan adanya keseimbangan antara mental dengan tugas yang dikerjakan, apapun yang dilakukan tetap selalu semangat sehingga pekerjaan dapat terselesaikan dengan hasil baik.
Narasumber pada kegiatan Jumat Manis, Intan Kusuma Wardhani, seorang psikolog yang menyampaikan bahwa motivasi akan mempengaruhi performa kerja. Performa kerja turun ketika tidak ada dorongan untuk mengerjakan sesuatu (arrousel), tetapi bila ada tantangan atau masalah (yang proporsional) yang harus dihadapi, performa kerja akan lebih optimal.
Untuk membangitkan motivasi antara lain dengan mendengarkan lagu berisi hal positif, lingkungan yang menyenangkan ataupun adanya memiliki satu tujuan yang akan dicapai. Dalam menjalankan tugas, tidak hanya tertuju pada GOAL (target & tujuan konkrit yang harus kita capai), tapi juga harus ada VALUE (dorongan dari dalam bagaimana menjalani hidup dengan segala pengalamannya dan kebahagiaannya. Selain value pribadi sebagai seorang ASN telah memiliki value organisasi yaitu BERAKHLAK, untuk lebih termotivasi dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan.
Salah satu tujuan dari kegiatan Jum’at Manis yang dilaksanakan tiap 35 hari, adalah membangkitkan kembali motivasi dan harapan dari seluruh pegawai BBPOM di Yogyakarta pada khususnya dan Badan POM pada umumnya. Ketika hidup tidak mempunyai makna maka akan merasakan kekosongan, namun ketika keberadaan kita bermakna maka akan menjadi sesuatu yang membahagiakan dan memberi semangat untuk terus berkarya bagi negara.
BBPOM di Yogyakarta
