Tambolaka – Pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) rutin dilakukan, terutama masyarakat pedesaan, agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih dan mengonsumsi Obat dan Makanan yang aman dan bermutu. Kali ini, KIE pertama kalinya menyasar masyarakat Desa Mandiri di Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Rabu (31/05/2023). Sejumlah 500 masyarakat desa yang mayoritas berprofesi petani mengikuti KIE.
Tokoh masyarakat yang disegani masyarakat akan membawa pengaruh positif dalam perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku terhadap penggunaan Obat dan Makanan. Anggota Komisi IX DPR RI, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, salah satu tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Pemaparan materi disampaikan oleh narasumber BPOM di Kupang, Frama El Lefiyana Pollo, dengan materi pengenalan tugas dan fungsi BPOM serta cerdas konsumsi obat yang aman. Materi yang tak kalah menarik diberikan oleh Imanulkhan, dengan materi kiat memilih pangan yang aman dan mengingatkan masyarakat untuk selalu cek KLIK (cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa).
Meski masyarakat desa sebagian besar tidak bisa baca tulis, harapan agar masyarakat menjadi konsumen cerdas dapat terwujud karena masyarakat sudah lebih paham tentang memilih dan mengonsumsi Obat dan Makanan yang aman dan bermutu sehingga terhindar dari risiko yang membahayakan kesehatan.
Balai POM di Kupang
