Peresmian Kampung Bahari Nusantara Bersama TNI AL

23-05-2023 Jakarta Dilihat 2167 kali

Badan POM ber partisipasi pada penyelenggaraan Peresmian Kampung Bahari Nusantara di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu DKI Jakarta pada hari Senin, 15 Mei 2023. Kampung Bahari Nusantara merupakan program berkelanjutan dari TNI Angkatan Laut untuk mendukung visi pemerintah pusat yaitu menuju kejayaan maritim dan membangun negara melalui pesisir. Adapun kegiatan diresmikan oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla.

Kampung Bahari Nusantara yang dibentuk atas inisiasi TNI AL memiliki program pemberdayaan yaitu Klaster Perekonomian, Klaster Kesehatan, Klaster Edukasi, Klaster Pertahanan dan Klaster Pariwisata. Hal ini dilakukan sebagai wadah pembinaan wilayah pesisir dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir, sebagaimana pada program prioritas nasional. Pada Klaster Ekonomi Lantamal III Jakarta bekerja sama dengan Biro Kerja Sama Badan POM serta Balai Besar POM di Jakarta melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan masyarakat yang ada di Pulau Untung Jawa terkait regulasi Izin Edar Pangan dan Keamanan Pangan yang disampaikan oleh Plt. Kepala Balai Besar POM di Jakarta Rini Asri, S.Si., Apt dan Ketua Tim Inspeksi Andrianto NI, S.F., Apt.

Pembinaan tersebut sangat penting bagi masyarakat dan UMKM Pulau Untung Jawa, dimana dengan memahami ketentuan serta mendapatkan legalitas perizinan baik Izin Edar BPOM MD ataupun SPP-IRT, UMKM setempat dapat naik kelas sehingga pemasaran produk dapat beredar lebih luas dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian sekitar. Pada kegiatan peresmian ini dilakukan juga pameran UMKM sebagai wadah promosi agar produk dapat lebih dikenal masyarakat.

Dalam sambutannya Wakil Presiden RI mengatakan “Saya menilai Kampung Bahari Nusantara merupakan bentuk nyata kehadiran dan kedekatan TNI AL dengan rakyat, sekaligus menjadi perwujudan komitmen TNI AL untuk membangun ketahanan wilayah maritim dari level desa, yang akan menyangga pertahanan negara. Di Indonesia terdapat 514 Kabupaten dan Kota, sementara desa jumlahnya mendekati 75.000 dan mencakup sekitar 88% dari total wilayah Indonesia. Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa adalah indikator penentu keberhasilan pembangunan nasional. Itulah mengapa, Pemerintah menaruh perhatian serius kepada pembangunan desa dan kawasan perdesaan, termasuk yang berada di kawasan pesisir, pulau-pulau kecil dan terluar. Oleh sebab itu, saya memandang gagasan Kampung Bahari Nusantara ini sangat vital.”

Balai Besar POM di Jakarta terus berkomitmen melakukan pemberdayaan UMKM demi terwujudnya perekomomian yang kuat dan produk yang aman serta bermutu.

UMKM tangguh, berdaya saing dan masyarakat terlindungi.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana