Bandung – BPOM berhasil mempertahankan prestasi dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Tahun ini, BPOM kembali meraih penghargaan atas penyelenggaraan manajemen ASN dan pemanfaatan layanan digital ASN yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam ajang BKN Award 2023 pada Selasa (30/05/2023).
Pada ajang tesebut, BPOM meraih 4 (empat) penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama, BPOM memperoleh peringkat kedua pada kategori utama Implementasi NSPK Manajemen ASN Terbaik. Lalu, BPOM meraih tiga penghargaan pada tiga Kategori Elemen Implementasi Manajemen ASN untuk Non-Kementerian Tipe Besar. Pada kategori Pengembangan Kompetensi, BPOM memperoleh peringkat kedua. Selanjutnya, pada Kategori Implementasi Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT, BPOM memperoleh peringkat pertama. Kemudian BPOM juga memperoleh penghargaan peringkat ketiga pada Kategori Implementasi Manajemen Kinerja.
Ajang penghargaan ini merupakan tahun kesembilan sejak BKN Award diluncurkan pada tahun 2015. BKN Award ini bertujuan memacu kinerja kementerian/lembaga/pemerintah daerah (K/L/D) dalam melaksanakan implementasi manajemen ASN. Selain sebagai bentuk apresiasi atas komitmen penyelenggaraan manajemen ASN, pemberian BKN Award bagi pengelola kepegawaian di lingkup instansi pusat dan instansi daerah ini diharapkan menjadi pemacu peningkatan kualitas pengelolaan ASN, khususnya dalam mendukung sistem manajemen ASN berbasis sistem merit.
Penilaian dalam penghargaan tersebut terdiri atas beberapa kategori. Pada kategori utama berupa Implementasi Manajemen ASN Terbaik. Kedua, kategori elemen implementasi manajemen ASN dan pemanfaatan sistem informasi yang mencakup perencanaan kebutuhan dan mutasi kepegawaian; pengembangan kompetensi; implementasi penerapan manajemen kinerja; penerapan pemanfaatan data – sistem informasi dan computer assisted test (CAT). Ketiga, kategori special mention, yakni komitmen peningkatan pelayanan kepegawaian BKN.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BKN, Bima Haria, menyampaikan bahwa pada organisasi/lembaga, manajemen/proses bisnis dan juga sumber daya manusia (SDM) harus bisa secara bersama-sama menyesuaikan dan beradaptasi untuk menjadi organisasi yang relevan dengan permasalahan yang ada agar dapat diselesaikan secara efektif. “Ketiga poin tersebut harus dapat dievaluasi secara kritis untuk mendapatkan hasil yang maksimal," terang Bima.
Penghargaan ini akan menjadi dorongan motivasi BPOM untuk terus meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan manajemen ASN dan pemanfaatan layanan digital ASN. Dengan pengelolaan SDM yang baik, diharapkan BPOM juga dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. (HM-Rahman)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
