Jakarta - BPOM bersama dengan Yayasan Puteri Indonesia memberikan pembekalan kepada Finalis Puteri Indonesia 2023. Sebanyak 44 finalis Puteri Indonesia melaksanakan pembekalan untuk memperluas wawasannya terkait pengawasan obat dan makanan di Indonesia dengan berdiskusi secara langsung bersama Kepala BPOM RI, Jumat (12/05/2023).
Puteri Indonesia merupakan kontes kecantikan di Indonesia yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia. Pada kesempatan ini, pembekalan materi terkait visi, misi, cakupan pengawasan, dan tantangan yang dihadapi BPOM disampaikan langsung oleh Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito. Kegiatan pembekalan ini menjadi kali keempat bagi BPOM. Tahun sebelumnya, para Puteri Indonesia 2022 juga memperoleh pembekalan terkait keamanan kosmetika dan berkesempatan berkunjung langsung ke kantor BPOM.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kuswisnu Wardani. Pada sambutannya, Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BPOM yang telah bersedia hadir dan memberikan pembekalan secara langsung kepada para Finalis Puteri Indonesia 2023.
Kepala BPOM RI pada pemaparannya menjelaskan tentang beberapa hal terkait BPOM, antara lain terkait ikon baru BPOM yang diletakkan pada bagian depan kompleks kantor BPOM. Ikon BPOM dirancang dengan menjunjung prinsip sains-keindahan-kekuatan (science-beauty-strength) yang mengekspresikan bahwa BPOM sebagai lembaga yang bertugas meregulasi untuk memastikan aspek keamanan, mutu, serta manfaat/khasiat obat dan makanan bagi masyarakat Indonesia.
Selain itu, Kepala BPOM menjelaskan terkait 73 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dimiliki BPOM di seluruh Indonesia. “Keberadaan UPT BPOM ini untuk menjamin pengawasan peredaran obat dan makanan di seluruh pelosok Indonesia, juga memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan,” tuturnya.
Menutup kegiatan pada hari ini, Kepala BPOM memberikan anugerah Duta Obat dan Makanan kepada 3 Finalis Puteri Indonesia, yaitu Finalis dari Aceh, Papua, dan Bali. Dengan diberikannya anugerah ini, diharapkan ketiga Duta dapat lebih aware untuk terus menyebarkan informasi dan edukasi tentang obat dan makanan aman, bermanfaat, dan bermutu kepada masyarakat.
“Para Duta Obat dan Makanan diharapkan dapat menjadi perhatian masyarakat dengan membawa pesan dan informasi terkait obat dan makanan yang aman, bermanfaat, dan bermutu,” tutup Kepala BPOM. (HM-Rasyad)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
