Sambangi BPOM, MFDS Korea Bahas Kolaborasi Pengawasan Produk Darah

03-07-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 1218 kali

Jakarta – BPOM menerima kunjungan dari Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Korea pada Selasa (27/06/2023). Kunjungan tersebut yang dipimpin oleh Director General of the Biopharmaceuticals and Herbal Medicine Bureau, Shin Joon-su. 

Pertemuan diagendakan guna membahas kolaborasi yang akan datang antara MFDS Korea dengan BPOM. Kedua belah pihak saling bertukar informasi terkait best practices dan mengeksplorasi bidang kerja sama baru yang saling menguntungkan bagi kedua negara, khususnya di bidang produk darah dan produk turunan plasma.

Para delegasi MFDS Korea diterima langsung oleh Plt. Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif (Plt. Deputi I), Togi J. Hutadjulu beserta jajaran dari kedeputian 1 BPOM. Pada kesempatan tersebut, Plt. Deputi I menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang produktif antara BPOM dan MFDS Korea sejak tahun 2020. 

“Kerja sama ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kerangka regulasi kami,” ujarnya.

Pada sesi diskusi, Shin Joon-su menyampaikan usulan dari pihaknya terkait identifikasi kerja sama regulatori antara BPOM dan MFDS Korea dalam hal pendirian pabrik produk darah di Indonesia. “Terkait hal tersebut, kami mengusulkan kerja sama dalam pengembangan industri fraksionasi plasma antara Indonesia dan Korea,” terangnya.

Pihak MFDS Korea juga mengajukan untuk melakukan amandemen terhadap memorandum of understanding (MoU) yang telah disepakati sebelumnya, yaitu untuk membentuk kelompok kerja tingkat direktur yang akan bertanggung jawab dalam mengorganisir dan mengoordinasikan isu-isu terkait manajemen produk darah. Kelompok ini nantinya akan memiliki tugas utama dalam membahas titik fokus terkait perizinan dan pengendalian kualitas, dengan tujuan memperkuat kerja sama dalam hal tersebut.

Merespons usulan tersebut, BPOM akan terlebih dahulu melakukan diskusi secara internal dan berkonsultasi dengan kementerian terkait. Untuk selanjutnya, akan segera melakukan evaluasi terhadap usulan amandemen MoU tersebut dan akan memberikan tanggapan resmi.

Pada akhir pertemuan, Plt. Deputi I mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan partisipasi dari pihak MFDS Korea dalam pertemuan ini guna memperdalam pemahaman tentang isu-isu yang relevan. “Kami berharap MFDS Korea dan BPOM dapat terus berkolaborasi dalam pertukaran informasi dan kerja sama lainnya terkait dengan pengawasan industri produk darah dan fraksionasi plasma,” tutupnya. (HM-Rahman)


Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana