Talkshow Prospek dan Tantangan Kosmetik Kontrak

12-07-2023 Direktorat Pengawasan Kosmetik Dilihat 919 kali

Jakarta, 10 Juli 2023 - Kosmetik merupakan salah satu bidang usaha yang sangat diminati oleh para entrepreneur. Hal ini diperkuat dengan fenomena perkembangan brand kosmetik lokal di Indonesia. Saat ini, brand kosmetik lokal Indonesia berkembang cukup pesat, dan hal ini tidak lain juga didominasi dengan brand dari kosmetik kontrak dimana kosmetik kontrak ini dibuat dengan pelimpahan produksi kepada industri kosmetik yang telah memiliki Sertifikat CPKB. Secara regulasi, pelaku usaha yang belum memiliki fasilitas produksi untuk dapat memiliki izin edar dengan melakukan kontrak produksi ke industri kosmetik di Indonesia.

Berdasarkan data Badan POM, sampai awal tahun 2023 terdapat 1.772 Badan Usaha Pemilik Notifikasi atau sekitar 47% dari total pemilik izin edar kosmetik. Jika melihat data notifikasi kosmetik, kosmetik yang terdaftar menempati posisi 55,99% dari total produk Obat dan Makanan yang terdaftar di Badan POM, atau sebanyak 265.723 item produk kosmetik. Hal ini membuktikan bahwa kosmetik telah menjadi kebutuhan primer berbagai kalangan masyarakat Indonesia.

Berkaitan dengan potensi peluang bisnis kosmetik yang sangat besar, Badan POM melalui Direktorat Pengawasan Kosmetik menyelenggarakan Live Talkshow yang bertajuk “Prospek dan Tantangan Kosmetik Kontrak” yang merupakan rangkaian kegiatan dari Forum Pertemuan Nasional Pelaku Usaha Kosmetik dalam Membangun Ketaatan Regulasi. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid yang dihadiri oleh 200 peserta yang hadir luring dan terdiri dari para pelaku usaha kosmetik kontrak baik badan usaha yang melakukan kontrak produksi kosmetik maupun industri penerima kontrak produksi kosmetik. Kegiatan ini juga diselenggarakan secara daring dan bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Badan POM di seluruh Indonesia dalam penyelenggaraannya.

Live Talkshow : “Prospek dan Tantangan Kosmetik Kontrak” ini menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Irwan, S.Si, Apt, MKM selaku Direktur Pengawasan Kosmetik, Prof. Dr. Ir. Nurjanah, MS yang merupakan Guru Besar dan Peneliti Institut Pertanian Bogor, Ofra Shinta Fitri sebagai Head of Corporate Communication Martha Tilaar Group, Chrisanti Indiana selaku Direktur PT Social Bella Indonesi, Yanne Sukmadewi selaku General Counsel  PT Paragon & Technology Innovation, dan Irene Ursula yang merupakan CEO PT Royal Pesona Indonesia. Dalam talkshow, Direktur Pengawasan Kosmetik menyampaikan bahwa dalam menyikapi fenomena perkembangan kosmetik di Indonesia, prioritas terhadap keamanan, kemanfaatan dan mutu kosmetik tetap menjadi tugas bersama termasuk masyarakat. Dalam hal perkembangan kosmetik kosmetik kontrak, seluruh narasumber juga sepakat bahwa peluang bisnis terkait kosmetik masih cukup besar dan perlunya pemahaman regulasi dalam menghadapi tantangan yang ada.

Dalam rangkaian kegiatan Forum Pertemuan Nasional Pelaku Usaha Kosmetik dalam Membangun Ketaatan Regulasi, Direktorat Pengawasan Kosmetik tidak hanya menghadirkan forum edukasi melalui live talkshow, namun juga dikemas dalam bentuk series POSITIF (Podcast Kosmetik Inspiratif) yang akan membahas segala seluk beluk terkait kosmetik kontrak yang disajikan dalam 11 episode. Series Podcast Kosmetik Inspiratif ini akan ditayangkan secara bertahap pada tanggal 10-15 Juli 2023 yang juga akan disertai dengan Virtual Expo Cosmetic Toll Manufacturer yang merupakan forum yang akan mempertemukan industri kosmetik penerima kontrak produksi dengan potential partner pelaku kontrak produksi kosmetik.

Seluruh rangkaian kegiatan Forum Pertemuan Nasional Pelaku Usaha Kosmetik dalam Membangun Ketaatan Regulasi ini dapat diakses melalui subsite www.waskos.pom.go.id dan diharapkan seluruh rangkaian kegiatan ini dapat menjadi inisiator terwujudnya Iklim Positif Kontrak Produksi Kosmetik melalui peningkatan pemahaman regulasi pelaku usaha kontrak produksi kosmetik.

Direktorat Pengawasan Kosmetik

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana