Palu – Rabu (31/05/2023) Balai POM Palu menggelar kegiatan Sosialisasi Keamanan dan Mutu Produk Sebelum Beredar. Acara yang dilaksanakan di Aula Posintomu Balai POM di Palu ini dihadiri oleh pelaku usaha sejumlah 30 orang yang bergerak dibidang pangan, obat tradisional dan kosmetik yang berada di Kota Palu dan sekitarnya.
Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kepala Balai POM di Palu, Agus Riyanto yang dalam sambutanya menyampaikan bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah berperan strategis dalam menyediakan kebutuhan dasar yang berkualitas guna menjaga kesehatan masyarakat. Usaha Mikro Kecil dan Menengah juga menggerakkan perekonomian rakyat dengan pemanfaatan sumber daya lokal dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Memperhatikan peran UMKM yang sangat signifikan ini, maka perlu didukung dengan keberpihakan pada kemudahan berusaha serta peningkatan kapasitas UMKM untuk menghasilkan produk berkualitas. Oleh karena itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha untuk bisa menghasilkan produk yang terjamin dan aman untuk dikonsumsi bagi masyarakat.
Pada kegiatan ini disampaikan materi mengenai Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik melalui Sistem Online Single Submission (OSS) oleh narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palu, Nur Irma yang dilanjutkan dengan materi mengenai Proses Perizinan Produk OT, Kosmetik dan Pangan yang disampaikan oleh Muhammad Arifuddin. Acara kemudian dilanjutkan oleh sesi diskusi yang dipimpin oleh moderator Novi Yanti Rahmi. Para peserta tampak antusias terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan baik mengenai cara perizinan berusaha maupun cara registrasi produk.
Dalam rangka menuju WBK 2023, Balai POM Palu terus membangun sinergitas, termasuk juga kepada pelaku usaha. Hal ini juga selaras dengan misi BPOM yang kedua yaitu memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa.
