Verfikasi lapangan merupakan tahapan akhir dari penilaian yang dilaksanakan setelah sekolah lolos dalam penilaian dokumen profil dan kegiatan keamanan pangan di sekolah serta dalam tahapan wawancara dengan tim juri yang berasal dari 5 (lima) kelembagaan/kementerian yaitu Badan POM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Agama dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
SD INP Yafdas Biak Numfor merupakan salah satu sekolah yang masuk nominasi dalam kegiatan Lomba Sekolah dengan PJAS Aman Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Badan POM RI. Lomba sekolah dengan PJAS aman diselenggarakan dalam rangka meningkatkan partisipasi dan memberikan apresiasi bagi sekolah yang telah menerapkan program keamanan pangan. Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah dilaksanakan oleh Balai Besar POM di Jayapura pada Tahun 2022 di sekolah tersebut.
Badan Pengawas Obat dan Makanan melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan (PMPUPO) didampingi Petugas Balai Besar POM di Jayapura pada hari Jumat 26 Mei 2023 melakukan tahapan verifikasi lapangan dalam rangka Lomba Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman bertempat di SD INP Yafdas Biak Numfor yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah SD INP Yafdas Yohana Padang. Turut hadir dalam verifikasi ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan , Kepala Kelurahan, Yayasan Rumsram dan Ketua Komite
Kepala Sekolah SD INP Yafdas Yohana Padang mengapresiasi dan mendukung kegiatan keamanan pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan menerapkan di sekolah yang dipimpinnya. Keamanan Pangan di kantin sekolah harus diimplementasikan karena sangat penting demi menjamin kesehatan di lingkungan sekolah untuk mewujudkan SDM yang unggul dan cerdas. Lomba PJAS Aman ini diselenggarakan untuk menumbuhkan dan mendorong semangat, kreativitas, dan partisipasi komunitas sekolah dalam upaya mewujudkan program keamanan pangan di sekolah.
Kegiatan ini diawali wawancara singkat kepada kader keamanan pangan sekolah,dan beberapa siswa dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas sekolah terutama kantin, UKS, dan fasilitas lainnya. Kantin sekolah diharapkan dapat menyajikan pangan dalam tempat tertutup dan diambil dengan penjepit sehingga terlindungi dari cemaran, jenis pangan menarik dan bervariasi, memperhatikan kesehatan dan kebersihan, hindari cemaran dengan memakai pakaian penjaja yaitu celemek, tutup kepala, sarung tangan dan masker.
Melalui kegiatan Lomba Sekolah dengan PJAS Aman ini diharapkan dapat memperoleh model Sekolah dengan PJAS Aman yang akan menjadi contoh di Tingkat Nasional untuk proses replikasi dan keberlanjutan Sekolah dengan PJAS Aman di sekolah lainnya.
