Wujudkan Pelayanan Publik yang Inklusif dan Berkeadilan, BBPOM Yogyakarta Fasilitasi Sarana Prasarana Ramah Kelompok Rentan

10-07-2023 Biro Hukum dan Organisasi Dilihat 754 kali

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersifat  inklusif, berkeadilan, non-diskriminasi dan setara bagi seluruh  masyarakat  termasuk  bagi  kelompok  rentan, BPOM berpartisipasi dalam Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Sarana Prasarana Ramah Kelompok Rentan Tahun 2023. Telah dilakukan serangkaian kegiatan evaluasi, dan pada Rabu (05/07/2023) Balai Besar POM di Yogyakarta sebagai salah satu unit lokus evaluasi menerima kunjungan dari Tim Kedeputian Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk Peninjauan Langsung Sarana Prasarana Ramah Kelompok Rentan. Peninjauan langsung dilakukan oleh tim evaluator RR. Lies Woro Susanti dan Martina Simanjuntak dari Kementerian PAN RB, Ida Putri dari Institut Inklusi Indonesia dan Ari Triono perwakilan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta, Ani Fatimah Isfarjanti, didampingi oleh tim Pengembangan Pelayanan Publik,  Biro Hukum dan Organisasi

Plt. Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta, Ani Fatimah Isfarjanti memaparkan fasilitas sarana prasarana ramah kelompok rentan yang tersedia di Balai Besar POM di Yogyakarta, diantaranya Area Parkir Khusus; Guiding Block/Jalur Pemandu; Jalur Landai dengan Pegangan Rambat; Penyediaan Kursi Roda, Tongkat, dan Kruk; Kursi Tunggu Prioritas; Loket Khusus dan Ruang Prioritas; Toilet Khusus Kelompok Rentan; Ruang Laktasi; Area Bermain Anak; Alat Bantu Disabilitas Netra berupa standar pelayanan dalam huruf braille dan komputer layanan dengan aplikasi NVDA Screen Reader; Alat Bantu Disabilitas Rungu berupa hearing aid, penggunaan aplikasi penerjemah bahasa isyarat dan video layanan yang dilengkapi bahasa isyarat.

Tim Evaluator memberikan apresiasi terhadap inovasi yang telah dilakukan oleh BBPOM Yogyakarta yaitu Inovasi BTS HUBI (Bantuan Survei Huruf Braille) yang memudahkan kelompok rentan terutama disabilitas netra untuk menyampaikan umpan balik terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh Balai Besar POM di Yogyakarta, dan juga Inovasi SANTAN PRIMA (Sambangan Kelompok Rentan untuk Pelayanan Prima) yang merupakan inovasi berupa kegiatan KIE Obat dan Makanan Aman serta uji tes kit jajanan/pangan yang diperuntukan bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), Panti Jompo, dan kelompok rentan lainnya. Tim Evaluator juga mengapresiasi layanan informasi pada website https://bbpom-yogya.pom.go.id/ yang telah dilengkapi dengan fitur aksesibilitas sehingga mudah diakses oleh pengguna layanan kelompok rentan.

 

Perwakilan komunitas pemerhati kelompok rentan Institut Inklusi Indonesia, Ida Putri, menyampaikan, “Saya selaku pengguna kursi roda dapat mengakses fasilitas yang tersedia di BBPOM Yogyakarta dengan mudah nyaman mulai dari gerbang masuk sampai ke ruang layanan dan toilet”. Selain itu, perwakilan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Provinsi Jawa Tengah, Ari Triono, juga menyampaikan bahwa fasilitas yang telah tersedia di BBPOM Yogyakarta terutama guiding block dan komputer NVDA Screen Reader memudahkan pengguna layanan disabilitas netra.

Pada akhir kegiatan Martina Simanjuntak menyampaikan harapannya agar dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk setiap sarana prasarana pelayanan ramah kelompok rentan secara berkala agar kondisi/kualitas dari sarana yang telah tersedia tetap terjaga. (AF)

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana