Ajak Generasi Milenial Batam Cerdas Menggunakan Kosmetik

26-04-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 2838 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Batam - Kota Batam, kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau yang berjuluk kota industri ini merupakan salah satu kota dengan letak sangat strategis karena berada di jalur pelayaran internasional. Kota ini memiliki jarak yang dekat dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, sehingga sangat berpotensi masuknya produk obat dan makanan dari luar negeri. Jumat (26/04) Badan POM mengadakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Milenial. 

Bertempat di Politeknik Negeri Batam, acara ini dihadiri Wali Kota Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Direktur Politeknik Negeri Batam, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kepulauan Riau, Kepala Universitas Terbuka Batam, Ketua Bhayangkari Polri Kota Batam, Ketua Persit Chandrakirana Kota Batam, Ketua PKK Kota Batam, serta kurang lebih 200 orang perwakilan pelajar dan mahasiswa di Batam. 

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Badan POM terhadap generasi milenial yang terlalu mudah mendapatkan kosmetik melalui internet. "Kami mengharapkan adik-adik generasi milenial menjadi pelopor konsumen cerdas menggunakan kosmetik aman. Adik-adik agar menjadi duta penyebaran informasi kepada keluarga, tetangga, sahabat serta teman-teman di sekolah. Adik-adik generasi milenial adalah generasi penerus pembangunan bangsa. Maknai eksistensi diri dengan menjadi pelopor perubahan yang baik bagi lingkungan dengan berbagi informasi yang benar (bukan hoax) dan mempromosikan obat dan makanan yang aman, bermanfaat, dan bermutu," ujar Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito di hadapan peserta kampanye.

Lebih lanjut Penny K. Lukito menyampaikan bahwa pengawasan obat dan makanan berperan strategis tidak hanya untuk melindungi kesehatan masyarakat tetapi juga daya saing bangsa. Kehadiran Balai POM di Batam merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah untuk memastikan negara hadir di seluruh pelosok negeri. Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan, peran serta Pemerintah Pusat dan Daerah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengawasan obat dan makanan secara lebih efektif. Tidak hanya itu, peran pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan media juga diperlukan untuk mewujudkan keamanan obat dan makanan di seluruh negeri. 

"Kami mengharapkan kerja sama Badan POM dengan stakeholder di daerah terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan." imbuh Kepala Badan POM. 

Dalam rangkaian KIE ini, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Balai POM di Batam dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID). Penandatanganan Nota Kesepahaman menjadi momentum kolaborasi sinergis antara lintas sektor di daerah untuk meningkatkan obat dan makanan aman menuju Indonesia sejahtera. (HM-Chandra) 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana