Asean Expert Group on Food Safety (AEGFS) Meeting yang ke 12 diselenggarakan di Yogyakarta tanggal 20-22 Oktober 2015, dengan agenda membahas isu-isu aktual keamanan pangan di negara-negara ASEAN.
AEGFS merupakan badan subside di bawah Senior Official Meeting on Health Development (SOMHD) yang berkontribusi terhadap implementasi ASEAN Sosio-Cultural Blueprint (ASCC Blueprint). Tujuan pertemuan ini untuk membantu pemerintah di setiap Negara anggota ASEAN dalam memperkuat sistem keamanan pangan nasional yang berorientasi pada masyarakat dengan mengembangkan program bersama antara Negara anggota ASEAN di bidang keamanan pangan. Kegiatan utama AEGFS adalah melakukan pertukaran informasi terkait keamanan pangan dan meningkatkan kemampuan petugas dalam mengawasi keamanan pangan di Negara-negara ASEAN.
Pertemuan ini dibuka oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X setelah sebelumnya Kepala Badan POM, Roy Sparringa memberikan sambutan selamat datang pada seluruh peserta yang merupakan perwakilan dari 10 negara ASEAN yaitu Brunai Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.
Dalam sambutannya Roy Sparringa mengharapkan pertemuan ini dapat menghasilkan terobosan dalam membangun keamanan pangan di semua Negara ASEAN. Sedangkan Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta menekankan perlunya kerja sama antar semua Negara ASEAN untuk menjamin keamanan pangan di seluruh kawasan ASEAN.
Pertemuan yang akan berakhir pada tanggal 22 Oktober ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada semua peserta untuk mengembangkan program keamanan pangan yang tepat bagi negaranya masing-masing. HM-03
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
