Jakarta – Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia melakukan kunjungan kerja ke BPOM yang dimulai pada hari Selasa (27/09/2022) hingga dua hari ke depan. Kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti usulan prioritas kegiatan yang disampaikan BPOM pada saat forum Indo-Pacific Regulatory Strengthening Program (RSP) Steering Committee & Forum yang diselenggarakan di Singapura pada tanggal 4–5 Mei 2022 lalu.
Delegasi TGA yang hadir, yaitu Assistant Director, Senior Regulatory Scientist, Quality, Dr. Natasha Brockwell; Assistant Director, Senior Regulatory Scientist, GMP, Jodie Giessdan; dan Assistant Secretary of The International Regulatory Branch, Michael Wiseman. Delegasi TGA diterima oleh Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Noorman Effendi beserta jajaran pejabat BPOM terkait lainnya.
Pada pertemuan ini, perwakilan Delegasi TGA, Michael Wiseman menyampaikan bahwa program penguatan regulasi dimulai saat pandemi COVID-19 datang. Terkait program tersebut, TGA ingin memberikan informasi tentang bagaimana pemerintah Australia menyediakan dana yang memungkinkan TGA melakukan pendampingan dalam tugasnya sebagai regulator.
“Satu hal yang penting adalah bagi mitra kami untuk dapat memahami bagaimana kami bisa tetap memberikan pendampingan hingga lintas wilayah karena model pendanaan (dari Pemerintah Australia) mendikte apa yang bisa kami lakukan. Dengan situasi sekarang, saya berharap kita dapat memaksimalkan program penguatan regulasi ini lebih lama lagi ke depannya dan berkelanjutan”, ungkap Michael Wiseman.
Sebelumnya, BPOM telah berpartisipasi aktif dalam TGA RSP Steering Committee & Forum. Beberapa kegiatan juga telah disusun untuk mendukung BPOM dalam fungsi regulasi obat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam kesempatan ini. Beberapa topik juga akan dibahas dalam diskusi selama pelaksanaan kunjungan, antara lain terkait dengan Reliance mechanisms, Business processes, Laboratory testing, Product surveillance and recalls, dan Advanced Therapeutic Medicinal Products.
“Kami berharap untuk tetap melanjutkan kolaborasi yang sudah berjalan dengan baik ini dan dapat memperbaharui perjanjian kerja sama dengan TGA sejak 2018 lalu yang akan berakhir pada tahun ini, untuk memastikan kelanjutan kegiatan di masa depan dan yang paling penting, untuk memperkuat fungsi regulasi BPOM,” ujar Noorman Effendi.
Selama rangkaian kunjungan, para delegasi TGA berkesempatan melakukan tur singkat ke Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (P3OMN). Selain itu, peserta juga dapat melihat secara langsung demonstrasi sistem Informasi dan Teknologi di BPOM yang berpusat di BPOM Operational Center (BOC). BPOM berharap audiensi kali ini dapat memberikan manfaat untuk kedua belah pihak, khususnya dalam memetakan dan merencanakan kerja sama ke depannya. (HM-Rahman)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
