Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) Regional Timur yang diadakan di Makassar pada 15- 18 April 2013, menutup rangkaian Rakerkesnas sebelumnya yang diadakan di Jakarta pada 24-27 Maret 2013 untuk Regional Barat serta di Surabaya pada 1-4 April 2013 untuk Regional Tengah.
Masih mengusung tema "Dengan Semangat Reformasi Birokrasi Percepat Pencapaian MDG dan Persiapan Jaminan Kesehatan Nasional", Rakerkesnas diharapkan dapat menjadi forum komunikasi tenaga kesehatan pusat dan daerah, yang pada akhirnya dapat memperkuat sistem perencanaan pembangunan nasional. Pelaksaan Rakerkesnas di 3 regional bertujuan agar setiap indikator yang ditetapkan dapat dicapai dengan merata mengingat isu tersebut saat ini telah menjadi kebijakan nasional dan diharapkan dapat menjadi perhatian para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Kegiatan Rakerkesnas Regional Timur tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Badan POM RI, Plt Kepala BKKBN dan Direktur Utama PT. ASKES, serta Perwakilan Komisi IX DPR RI. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH pada Senin, 15 April 2013. Tidak kurang dari 350 peserta yang hadir pada acara tersebut, terdiri dari perwakilan Badan POM, Dinas Kesehatan, dan Direktur Rumah Sakit dari 10 provinsi, diantaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Papua, Papua Barat, Maluku, serta Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa program utama di Sulawesi Selatan saat ini ialah upaya maksimal untuk menghadirkan kesehatan dan sarana kesehatan bagi masyarakat. Disamping itu, Sulawesi Selatan bertekad menjadi daerah percontohan dalam penyediaan sarana kesehatan. Terkait hal tersebut maka dibutuhkan informasi yang cukup kepada masyarakat mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan.
Badan POM, melalui Balai Besar POM di Makassar, mendukung terlaksananya Rakerkesnas dengan menggelar pameran selama acara berlangsung. Melalui pameran tersebut, pengunjung yang sekaligus peserta Rakerkesnas, bisa mendapatkan informasi mengenai pengawasan obat dan makanan yang dilakukan Badan POM. Dalam rangka penyebaran informasi tersebut, Badan POM/Balai Besar POM di Makassar menyediakan produk informasi berupa leaflet, buletin, poster dan lain-lain, agar masyarakat lebih memahami informasi yang diberikan oleh petugas secara langsung.
Ditengah antusiasme pengunjung terhadap keberadaan stand Balai Besar POM di Makassar yang dilengkapi dengan beberapa contoh obat dan makanan ilegal, Kepala Badan POM RI, Dra. Lucky S. Slamet, M.Sc, dengan ramah menyapa para pengunjung stand pameran.
Biro Hukmas
