Jakarta – Badan POM menerima kunjungan dari Direktur Jenderal Lembaga Otoritas Pengawasan Keamanan Pangan atau Office National de Sécurité Sanitaire Alimentaire (ONSSA) Maroko beserta jajarannya pada hari Jumat (15/3) di Jakarta. Plt. Deputi Bidang Pengawasan Pangan menerima kunjungan tersebut bersama dengan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertanian.
Kunjungan tersebut merupakan Technical Meeting pertama pasca penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang keamanan pangan antara Badan POM dan ONSSA pada tanggal 9 November 2017 di Rabat, Maroko.
Dalam pertemuan itu, Plt. Deputi Bidang Pengawasan Pangan mengapresiasi pihak Maroko atas keikutsertaannya pada penyelenggaraan sidang Codex Committee on Contaminants in Food (CCCF) ke-13 pada tanggal 29 April-3 Mei 2019 mendatang di Yogyakarta. Badan POM memaparkan mengenai sistem pengawasan pangan di Indonesia termasuk penjelasan mengenai penerapan Health Certificate, sedangkan ONSSA menjelaskan mengenai tata cara ekspor ke Maroko khususnya produk segar.
Selain itu, kedua lembaga sepakat untuk meningkatkan pengawasan keamanan pangan dan kemudahan ekspor impor kedua negara dengan bekerja sama dalam penguatan sistem pengawasan pangan di Maroko melalui implementasi sertifikat kesehatan digital.
Badan POM berharap kunjungan ONSSA Maroko memperkuat hubungan bilateral kedua lembaga dan berharap pertemuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua negara dan kerjasama Indonesia dan Maroko dapat terjalin semakin erat. Kedua belah pihak berkomitmen untuk perluasan kerja sama dan kolaborasi dengan saling bertukar informasi terkait keamanan pangan dan kunjungan para pejabat dari kedua instansi.
Di akhir pertemuan, Dirjen ONSSA mengajak Badan POM untuk turut serta berpartisipasi pada International Agriculture Show yang rencananya akan dihelat pada tanggal 16-21 April 2019 di Maroko.
