BADAN POM LAKUKAN DIALOG PENGAWASAN PANGAN DENGAN TIMOR-LESTE DALAM KUNJUNGAN KE BALAI BESAR POM DAN UMKM DI YOGYAKARTA

07-05-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 1887 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Yogyakarta, Indonesia, Berbagai kerja sama antara Badan POM dan AIFAESA di bidang pengawasan pangan senantiasa dilakukan untuk memperkuat sistem pengawasan pangan. Sebagai negara tetangga, Indonesia akan terus mendukung pembangunan Timor-Leste, salah satunya melalui Kerja Sama Selatan-Selatan untuk pembangunan sistem pengawasan pangan di Timor-Leste.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Kerja Sama Badan POM, Diana ES Sutikno, pada saat kunjungan Kepala Badan Inspeksi dan Pengawasan untuk Aktivitas Perekonomian, Sanitasi dan Pangan (AIFAESA) dan Delegasi AIFAESA Timor-Leste di Balai Besar POM di Yogyakarta tanggal 2 Mei 2019.

Pada kesempatan tersebut, Plh. Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta, Ani Fatimah, menyampaikan mengenai tugas Badan POM dalam menjamin keamanan produk pangan di Yogyakarta. Selain melakukan pemeriksaan, Balai Besar POM di Yogyakarta juga melakukan pembinaan bagi industri-industri obat dan makanan serta UMKM yang dilakukan bersama dengan pemerintah daerah.

Hal tersebut ditanggapi secara positif oleh Abilio Oliveira Sereno, Koordinator AIFAESA, yang mengapresiasi upaya Badan POM dalam membagikan pengetahuan dan pengalaman terkait pengawasan pangan. Badan POM telah memiliki peraturan dan beragam kegiatan pengawasan yang hampir semuanya bisa diterapkan di Timor-Leste, dan AIFAESA ingin dapat lebih banyak belajar dari Badan POM.

Dalam kunjungan tersebut juga dibahas mengenai aspek kerja sama strategis lainnya diantara kedua belah pihak terkait kepentingan bersama di daerah perbatasan. Sebagai negara tetangga, kerja sama  di daerah perbatasan juga merupakan prioritas yang perlu menjadi perhatian, sebagaimana disampaikan oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri.

Kerja sama Indonesia dan Timor-Leste dalam bidang ekonomi telah berlangsung sangat kuat, di mana Indonesia menjadi eksportir terbesar dari produk pangan yang beredar di Timor-Leste. Untuk itu, Badan POM memberikan perhatian khusus dengan membangun sistem pengawasan pangan yang kuat bagi Timor-Leste melalui Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS). Ke depan, selain melanjutkan Program KSS dengan Timor-Leste, Badan POM dan AIFAESA akan memperkuat kerja sama melalui MoU dengan ruang lingkup yang disesuaikan dengan kebutuhan AIFAESA dan kemampuan Badan POM

Selain kunjungan ke Balai Besar POM, Delegasi AIFAESA mengunjungi UMKM pangan yang menerima binaan Badan POM. Pada kunjungan ke Cokelat nDalem dan Kenes Bakery, Delegasi AIFAESA melihat bagaimana pembinaan yang dapat dilakukan suatu lembaga pengawas dalam menjaga kualitas pangan seraya mendorong perekonomian lokal.

Knowledge sharing ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pengawasan pangan dari sisi regulator dan implementasi regulasi pangan dari pelaku usaha di Indonesia, khususnya di Yogyakarta. 

Pembangunan sistem pengawasan pangan yang kuat sangat diperlukan oleh Timor-Leste. Dukungan Badan POM untuk memberikan penguatan kapasitas melalui skema KSS adalah perwujudan komitmen Pemri dalam hal ini Badan POM untuk membangun sistem pengawasan pangan di Timor-Leste. Program KSS Badan POM dengan AIFAESA, Timor-Leste dimulai pada tahun 2018 di bawah Program Prioritas Nasional, melalui pemberian pelatihan kepada 8 (delapan) inspektur pangan AIFAESA, dan dilanjutkan dengan dukungan kehadiran Delegasi AIFAESA pada Sidang ke-13 Codex Committee on Contaminants in Foods (CCCF) yang dirangkaikan dengan kunjungan ke Balai Besar POM dan industri UMKM pangan.

 

Biro Kerja Sama

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana