Jakarta, 22-24 Mei 2013, Pusat Informasi Obat dan Makanan (PIOM) melaksanakan Pertemuan Persiapan ISO 27001:2005. Acara dibuka oleh Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si, Kepala PIOM yang menyampaikan pentingnya keamanan data dan informasi mendukung layanan publik elektronik pilar e-government dalam rangka Reformasi Birokrasi. Penerapan ISO 27001:2005 merupakan jawaban ancaman keamanan seperti: perusakan/terorisme, kebakaran, kesalahan penggunaan, pencurian, dan serangan yang diakibatkan oleh virus.
Pembahasan ISO 27001:2005 melibatkan konsultan QMS dan Perguruan Tinggi UI serta ITB. ISO 27001:2005 dikembangkan dalam rangka meningkatkan kepercayaan stakeholder atas layanan publik Badan POM.
Para konsultan yang terdiri dari Anita Rosalina ST,MBA, Ir.Muwasiq M.Noor,M.Sc, Rifki Shihab B.B.A.,M.Sc , Dr.Ir.Inggriani Liem, Ir. Viktor Antonio Amir, MM. serta Staf Bidang Teknologi Informasi menyepakati ruang lingkup ISO 27001:2005 adalah Data Center Badan POM. Untuk mempersiapkan standar keamanan data dan informasi, 2 (dua) SOP Bidang Teknologi Informasi, PIOM perlu direvisi dan ditambah dengan SOP keamanan data dan informasi.
Pusat Informasi Obat dan Makanan
