Istimewa, itulah kata yang mungkin bisa dilontarkan untuk kiprah Badan POM selama 2 (dua) tahun terakhir ini. Bagaimana tidak? Setelah akhir tahun lalu berhasil meraih peringkat ke-6 e-Transparancy Award dan awal tahun 2014 menempati peringkat ke-3 zona hijau bidang kepatuhan lembaga pemerintah, se-akan keranjingan, Badan POM kembali membuktikan komitmennya kepada publik sebagai peraih peringkat pertama Pemeringkatan e-Government Indonesia (PEGI awards) kategori Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) tahun 2013 dari 19 peserta.
Adapun 10 (sepuluh) urutan pemeringkatan PEGI yaitu 1. Badan POM, 2. LIPI, 3. BPPT,4.Perpustakaan Nasional /PNRI, 5. BATAN, 6. BKKBN, 7. BPS, 8. BPKP, 9. LAPAN, 10. BSN.
Assessment PEGI tahun 2013 diikuti oleh Pusat Informasi Obat dan Makanan sebagai wakil dari Badan POM pada 3 Juli 2013 meliputi seluruh unsur TIK yaitu: (a) Kebijakan, (b) Kelembagaan, (c) Infrastruktur, (d) Aplikasi, (e) Perencanaan. Penilaian terhadap Badan POM menonjol (sangat baik) pada unsur Infrastruktur TIK dan Aplikasi.
Proses assessment meliputi : pengisian kuesioner, presentasi di depan asesor independen, klarifikasi melalui email dan asesor mengunjungi langsung instansi melihat kebenaran kuesioner dan presentasi.
Tujuan dari PEGI adalah menyediakan acuan bagi pengembangan dan pemanfaatan TIK serta memberikan dorongan bagi peningkatan pemanfaatan TIK di lingkungan Instansi Pemerintah melalui evaluasi utuh, seimbang dan objektif. Selain itu, PEGI juga akan mendapatkan peta kondisi pemanfaatan TIK secara Nasional.
Dengan suntikan hasil-hasil positif tersebut, Badan POM akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap setiap pelayanan publik agar terlaksana secara optimal.
Pusat Informasi Obat dan Makanan
