Badan POM RI, ITS, dan UKWM Sepakat Bekerja sama di Bidang Pengawasan Obat dan Makanan

21-01-2018 Hukmas Dilihat 2274 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Surabaya - Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito; Rektor Institut Sepuluh November, Joni Hermana; dan Rektor Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM), Kuncoro Foe G menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan sistem pengawasan obat dan makanan di Aula Rektorat ITS, Jumat (19/01). 

Badan POM RI tidak dapat bekerja sendiri dalam melakukan pengawasan obat dan makanan. "Salah satu langkah yang kami lakukan untuk memperkuat pengawasan adalah bekerja sama dengan akademisi. ITS mempunyai Pusat Kajian Halal, sehingga bisa bekerja sama dalam menerapkan UU Jaminan Produk Halal untuk meningkatkan daya saing produk obat, kosmetik, dan pangan baik di dalam maupun luar negeri. Kita harus bisa mengambil peluang ini untuk meningkatkan ekonomi kita", ungkap Kepala Badan POM RI. 

Dengan UKWM, Badan POM RI dan Balai Besar POM di Surabaya aktif berkomunikasi terkait sediaan farmasi. "Hari ini kita akan menandatangani nota kesepahaman bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat", tambah Penny K. Lukito.

Rektor ITS menyambut baik kerja sama ini. Apalagi hal ini erat kaitannya dengan Pusat Kajian Halal di ITS.

"Indonesia merupakan negara yang besar dan mayoritas beragama Islam. Kita harus bersama melakukan pengawasan obat dan makanan, karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam melakukan pengawasan", ujar Prof Joni.

Nota Kesepahaman dengan kedua akademisi ini diharapkan menjadi langkah yang baik untuk Badan POM RI ke depan. HM-Ludy

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana