Bangga Minum Jamu

09-01-2015 Hukmas Dilihat 2744 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

“Rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia yang memiliki banyak warisan budaya tradisional, salah satunya bisa ditunjukkan dengan biasa dan bangga minum jamu. Jamu merupakan warisan budaya bangsa yang bahan bakunya banyak tersedia di Indonesia” ujar  Ngurah Agung Gede Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Jumat 9 Januari 2015. Bersama dengan Menteri Kesehatan, Nila Faried Moeloek; Menteri Pariwisata, Arief Yahya; Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan; Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel; Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Menteri Perindustrian, Saleh Husin serta Kepala Badan POM Roy Sparringa, Puspayoga menghadiri gerakan minum jamu bersama dengan tema “Bangga Minum Jamu” di lobby Kementerian Koperasi dan UKM.

 

Gerakan minum jamu bersama di Kementerian Koperasi dan UKM ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat khususnya pegawai pemerintah untuk melestarikan warisan leluhur.  Rencananya acara gerakan minumjamu ini akan rutin digelar setiap minggunya di kementerian-kementerian lain. Selain menjadi aset dan warisan bangsa, jamu juga menyentuh aspek ekonomi dan sosial dan saat ini menghadapi kendala dalam peningkatan kualitas produk, daya saing, dan akses ke permodalan dan pasar.

 

Pengembangan industru jamu memerlukan beberapa terobosan, diantaranya dengan membina UKM dan pelaku usaha obat tradisional, kosmetika agar dapat meningkatkan kualitas produknya sehingga layak mendapatkan izin edar dari Badan POM, serta memfasilitasi sertifikasi dan standarisasi produk termasuk produk-produk jamu dan produk kesehatan.

 

Disinggung masalah regulasi, Kepala Badan POM menjawab dengan tegas bahwa Badan POM siap untuk membina UKM produk-produk tradisional serta regulasinya. Dalam rangka mengangkat jamu sebagai minuman yang disukai oleh berbagai kalangan, maka harus ada upaya bersama untuk mempromosikan jamu dengan cara-cara yang kreatif, antara lain dengan mengemas jamu agar digemari oleh semua kalangan masyarakat. (HM-13)

 

Biro Hukum dan Humas

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana