Bapeten Studi Banding Penerapan RB dan Pengelolaan Agen Perubahan BPOM

07-10-2022 Dilihat 643 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

BPOM menerima kunjungan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) pada Kamis (06/10) dalam rangka studi banding penerapan Reformasi Birokrasi (RB) dan pengelolaan Agen Perubahan atau Agent of Change (AOC). Perwakilan Bapeten yang hadir diketuai oleh Koordinator Kelompok Substansi Organisasi dan Tata Laksana Biro Organisasi dan Umum, Eko Legowo.

 

Kegiatan ini dibuka Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPOM, Reghi Perdana didampingi Analis Kebijakan Ahli Madya Deasywaty. Studi banding difokuskan pada praktik baik penerapan RB BPOM yang dipaparkan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Kurniawan Norat dan pengelolaan AOC BPOM oleh Widyaiswara Ahli Madya Asri Yusnitasari dari Kelompok Kerja Tim Pelaksana RB BPOM Bidang Manajemen Perubahan.

 

Tata kelola RB BPOM dilakukan secara digital menggunakan subsite rb.pom.go.id dan e-monevrb.pom.go.id. BPOM menekankan bahwa komitmen Pimpinan Tinggi merupakan hal utama dalam pelaksanaan RB. Selain itu, direkomendasikan agar dilakukan sinkronisasi Road Map RB dengan Rencana Strategis melalui pencantuman indeks RB dan indikator hasil antara area perubahan RB sebagai indikator kinerja organisasi secara berjenjang agar penerapan RB dapat dilakukan secara konsisten dan peningkatan berkelanjutan. Pemantauan dan evaluasi atas pencapaian rencana aksi RB juga perlu dilakukan secara berkala. Yang tidak kalah penting, instansi pemerintah perlu mempublikasikan capaian kinerja disesuaikan dengan masing-masing isu strategis dalam penerapan prioritas RB tematik nasional yang berdampak langsung kepada masyarakat dan menjadi perhatian khusus Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas.

 

Untuk manajemen perubahan dan pengelolaan AOC, beberapa kegiatan tahun 2022 yang dilaksanakan BPOM di antaranya capacity building, pemilihan AOC Award, serta survei persepsi RB dan implementasi budaya organisasi. Lebih lanjut terhadap core value Aparatur Sipil Negara (ASN) Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK), BPOM telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) transformasi budaya organisasi Profesional, Integritas, Kredibilitas, Kerja Sama, Inovatif, dan Responsif (PIKKIR), penyusunan buku pedoman, penerapan komitmen, dan pembelajaran melalui aplikasi Integrated Development and Training Information System ppsdm.pom.go.id/ideas.

 

Pada akhir kegiatan Eko Legowo menyampaikan harapannya, “Kunjungan ini membuka wawasan serta menambah motivasi untuk melakukan perubahan untuk implementasi RB yang lebih baik di Bapeten,” ungkapnya. (PA & KN)

Biro Hukum dan Organisasi

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana