Belajar Bersama Badan POM di NTB Expo 2021

19-11-2021 Biro Hukor Dilihat 983 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Hoaks atau fakta? Obat tradisional Lianhua Qingwen dapat digunakan sebagai obat penyembuh COVID-19".

"Fakta"

"Yakin, Bu?"

"Hoaks-lah. Kan sampai sekarang belum ada obat tradisional yang bisa menyembuhkan COVID-19". Demikian ujar Erly Sumawati, salah seorang pengunjung booth Badan POM dan Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram pada NTB Expo 2021. Erly Sumawati bercerita bahwa dirinya adalah seorang guru yang harus mengetahui banyak hal, termasuk tentang Badan POM, untuk diajarkan kepada anak didiknya. Salah satu yang ingin dipelajarinya yaitu BPOM Mobile, aplikasi yang memudahkan masyarakat mengecek produk Obat dan Makanan yang terdaftar di Badan POM.

 

Selain Erly Sumawati, booth Badan POM dan BBPOM di Mataram juga diramaikan oleh banyak pengunjung lainnya yang diajak belajar tentang cara mengecek legalitas produk Obat dan Makanan serta Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Pengunjung booth juga mendapat informasi tentang cara registrasi produk ke Badan POM. Pengunjung juga diajak bermain sekaligus belajar tentang Obat dan Makanan melalui kuis. Mereka yang berhasil menjawab semua pertanyaan dengan benar mendapatkan souvenir menarik. Booth Badan POM menyediakan informasi tentang BPOM Mobile, Cek KLIK, HaloBPOM, 5 Kunci Keamanan Pangan, Notifikasi Kosmetika, Standar Pelayanan, Info Vaksin, Serba-Serbi COVID-19, Serba-Serbi Obat, dan Yuuk Menjadi Anak Sehat & Cerdas.

 

NTB Expo 2021 dimanfaatkan oleh Badan POM dan BBPOM di Mataram sebagai media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan. Selain untuk memberikan KIE serta layanan konsultasi Obat dan Makanan, keikutsertaan Badan POM juga diharapkan memperkuat dukungan Badan POM terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

 

Digelar bersamaan dengan World Superbike Championship (WSBK) 2021 di Mandalika, NTB Expo 2021 diharapkan dapat memperluas akses produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat citra produk UMKM Indonesia di mata dunia. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman, Kamis (18/11). Setelah pembukaan NTB Expo 2021 pada Jumat (29/11), Deputi Bidang UKM menyempatkan diri berkunjung ke lokasi pameran di area Parkir Timur Mandalika, termasuk berkunjung ke booth Badan POM. Demikian juga dengan Duta Besar Belarusia, Valery Kolesnik yang mengunjungi booth Badan POM. "Nice booth," ujarnya.

 

NTB Expo 2021 diselenggarakan selama 3 (tiga) hari pada 19-21 November 2021 dan menampilkan produk unggulan UMKM, produk perdagangan dan industri, otomotif, investasi, pariwisata, ekonomi kreatif. (PM-Nelly)

 

Biro Hukum dan Organisasi

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana