Manggarai Barat - Dua tahun lalu, sebuah janji ditunaikan. Hari ini, janji itu terpenuhi. Harapan masyarakat Manggarai Barat terwujud. Obat dan Makanan di wilayah ini kini telah diawasi langsung oleh Kantor Badan POM di Manggarai Barat.
Perwakilan Bupati Manggarai Barat, Agustus Hama mengapresiasi perhatian Badan POM pada Manggarai Barat. "Terima kasih atas perhatian Badan POM pada wilayah kami dan kini harapan dua tahun lalu terwujud, sekali lagi kami ucapkan terima kasih," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik Aman yang diselenggarakan Badan POM di Labuan Bajo, Rabu (10/07).
Beliau juga berharap, kosmetik di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur kini bisa dipastikan aman dan berizin edar Badan POM.
Badan POM akan wujudkan obat dan makanan aman di Manggarai Barat. Dalam sambutannya, Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menegaskan bahwa pengawasan produk di Manggarai Barat akan mencakup pada semua komoditas, bukan hanya kosmetik. "Peran Badan POM sangat penting dalam mendukung perhatian pemerintah pusat atas pengembangan Labuan Bajo melalui pembinaan UMKM untuk menciptakan produk aman yang dapat meningkatkan perekonomian disini dan nasional," tukasnya. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa peran ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat pada Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Manggarai Barat.
Komitmen pada pengawasan obat dan makanan di Labuan Bajo juga diwujudkan dengan langkah awal yang berorientasi ke depan. Kantor Badan POM di Manggarai Barat telah menginisiasi MoU dengan Bhayangkari dalam melakukan pengawasan obat dan makanan ke warung dan pasar. Kantor Badan POM juga telah diperkuat oleh 19 orang pegawai yang siap mewujudkan program pengawasan yang tepat.
Acara kampanye cerdas ini diawali dengan materi mengenai peran Badan POM dalam mengawasi kosmetik. Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik menekankan akan pentingnya pengawasan tiga lapis yang berarti pengawasan oleh pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. "Pengawasan masyarakat itu berarti masyarakat mampu menjauhkan dirinya dari kosmetik ilegal dan berbahaya," ujarnya. Beliau mengajak masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan melalui berbagai fasilitas pelayanan publik yang sudah disediakan oleh Badan POM, misalnya aplikasi cek BPOM untuk mengecek kesesuaian nomor yang tercantum dalam kosmetik.
Materi kedua disampaikan oleh Laksmi Duarsa, seorang dokter kulit. Dalam materinya beliau memaparkan berbagai efek samping yang akan terjadi jika menggunakan kosmetik ilegal. Beliau memberi berbagai contoh faktual yang sesuai dengan wilayah NTT misalnya perlunya kosmetik yang tepat yang sesuai kondisi cuaca di Labuan Bajo. "Kita perlu berhati-hati dengan kosmetik yang memiliki klaim membuat putih secara instan dan klaim lainnya," imbaunya. Beliau juga mengingatkan untuk berhati-hati pada penggunaan cat rambut dan kosmetik lainnya yang tidak disesuaikan dengan kondisi.
Peserta begitu antusias menceritakan pengalaman sehari-hari mereka seperti penggunaan kosmetik berbahan dasar alami yang digunakan penduduk lokal saat akan bertani dan berkebun. Peserta juga menceritakan berbagai efek samping yang pernah dialami karena tidak sesuai dengan kondisi kulit dan cuaca. Peserta juga menceritakan berbagai iklan kosmetik yang mereka temukan di media sosial. Peserta juga lebih jauh ingin mengetahui efek samping dari kosmetik mengandung merkuri dan kosmetik berbahaya lainnya.
"Karena kami juga bagian dari Indonesia. Terima kasih telah memberikan perhatian yang begitu besar pada kami," tutup perwakilan Bupati mewakili masyarakat Manggarai Barat. (HM-Khairul)
Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan
