JAKARTA - Badan POM kembali menorehkan prestasi di tahun 2017 ini. Badan POM yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Suratmono menerima penghargaan untuk kategori Pengelola Kepegawaian Terbaik Tingkat Lembaga Non-Kementerian dalam "BKN Awards 2017" yang digelar di Jakarta Convention Center, Rabu (10/05).
Penghargaan ini diberikan setelah dilakukan penilaian terhadap penerapan sistem manajemen kepegawaian di lingkungan Badan POM yang dinilai baik. Penilaian dilakukan oleh tim penilai dari BKN di tingkat pusat dan regional. Pemberian penghargaan dibagi untuk beberapa tingkat instansi, yaitu tingkat Kementerian Besar, Kementerian Kecil, dan Lembaga Non-Kementerian.
Penghargaan diberikan kepada lima institusi dari masing-masing tingkatan instansi tersebut. Selain Badan POM, BKN Awards 2017 untuk kategori Pengelola Kepegawaian Terbaik Tingkat Lembaga Non-Kementerian juga diterima oleh Badan Arsip Nasional RI; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; Badan SAR Nasional; dan Kepolisian Negara.
Penyerahan BKN Awards 2017 hari ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BKN 2017. Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, serta dihadiri sejumlah menteri antara lain Menteri Keuangan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi, serta Komisioner ASN.
Dengan mengusung tema "Transformasi Digital dalam Manajemen ASN", BKN mengajak seluruh K/L pusat dan pemerintah daerah untuk bergerak menciptakan layanan kepegawaian berbasis digital. Tidak hanya pada layanan kepegawaian, ke depan K/L didorong agar mengoptimalkan penggunaan teknologi pada pelayanan publik guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui Rakornas ini, diharapkan dapat terjadi koordinasi dan sinergitas dalam meningkatkan kualitas layanan kepegawaian maupun layanan publik. Hal ini untuk mewujudkan birokrasi yang lebih profesional di lingkup instansi pemerintah di Indonesia. HM-Herma
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
