Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membantah kecolongan melakukan pengawasan setelah ditemukan kasus obat palsu beberapa waktu lalu. "Kita tak ada kecolongan. Kami hadir kerja sama dengan Bareskrim Polri berhasil lakukan penindakan, kami akan terus telusuri," kata Kepala BPOM Penny K Lukito usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/9). Penny mengatakan, BPOM selama ini rutin melakukan pengawasan. Ia mengaku akan mengembangkan temuan-temuan BPOM atas obat palsu untuk menelusuri dalang permasalahan.
Dimuat di Republika, Rabu (14/11/16) halaman 4

