BPOM Dukung UMKM Kembangkan Jamu Agar Mampu Bersaing

03-04-2018 Kerjasama dan Humas Dilihat 2287 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

BPOM Dukung UMKM Kembangkan Jamu Agar Mampu Bersaing

 

Semarang - Kepala BPOM Penny K. Lukito secara simbolis menyerahkan 128 Nomor Izin Edar (NIE) Obat Tradisional (OT) kepada 44 perusahaan, 103 Surat Persetujuan Variasi kepada 24 perusahaan, serta 5 Surat Keterangan Pemenuhan CPOTB dalam Aspek Sanitasi dan Higiene dan Dokumentasi kepada 5 pelaku usaha UMKM pada acara Pelayanan Prima Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Hotel Gumaya, Semarang (2/4).

 

“Ini merupakan apresiasi dan pengakuan kepada pelaku usaha yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Selanjutnya pelaku usaha wajib menjaga komitmennya untuk menerapkan semua aspek Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) secara konsisten. Semoga capaian ini menjadi penyemangat dan inspirasi bagi UMKM obat tradisional lainnya untuk berproses meningkatkan kapasitasnya sehingga mampu menerapkan CPOTB”, ujar Penny K. Lukito saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

 

Berbagai upaya perbaikan dan terobosan dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan BPOM kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan salah satu terobosan dalam pelayanan publik di mana biasanya pelayanan hanya ada di Jakarta, tetapi sekarang juga hadir lebih dekat ke pelaku usaha obat tradisional dan suplemen kesehatan di Jawa Tengah khususnya daerah Semarang dan sekitarnya”, demikian Kepala BPOM menjelaskan.

 

“BPOM selalu siap membantu UMKM obat tradisional untuk memperoleh Nomor Izin Edar maupun CPOTB. Kami ada untuk membantu, memfasilitasi, dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha”, lanjutnya.

 

BPOM mendukung penuh pelaku usaha obat tradisional untuk berinovasi dan mengembangkan produk yang terjamin keamanan, mutu, khasiat, dan keasliannya. “Namun kami juga tak segan menindak tegas pelaku usaha yang melanggar aturan. Menjadi tugas kita bersama bagaimana warisan budaya bangsa ini kita jaga dan lestarikan dengan terus menjamin mutu, keamanan, dan khasiatnya. Mari bersama mendukung jamu agar mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi bangsa” tutup Penny. (HM-Rahardi)

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana