Jakarta – BPOM menyelenggarakan kajian Islam dalam rangka memperingati Isra Mi'raj pada Senin (3/2/2025). Kajian mengangkat tema “Transformasi Nilai-Nilai Isra Mi'raj untuk Membangun BPOM yang Profesional, Amanah, dan Mendunia”. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, menggabungkan kehadiran langsung di kantor BPOM serta partisipasi daring dari berbagai daerah.
Acara ini dihadiri oleh Kepala BPOM Taruna Ikrar beserta seluruh jajaran pegawai BPOM. Dalam sambutannya, Taruna Ikrar menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam membentuk karakter individu yang profesional dan berintegritas, sejalan dengan visi BPOM untuk menjadi lembaga pengawas yang terpercaya di tingkat global.
“Manusia memiliki kelebihan dengan memiliki 183 miliar sel saraf dan itulah yang membuat kita, manusia, dijadikan khalifah di bumi ini,” ujar Taruna Ikrar.
Kajian Islam ini menghadirkan Ustadz Das'ad Latif sebagai pembicara utama. Dalam ceramahnya, Ustadz Das'ad menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi'raj mengajarkan nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan amanah, yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab pegawai BPOM dalam mengawasi peredaran obat dan makanan di Indonesia.
“Profesionalisme dan amanah adalah dua hal yang harus berjalan beriringan dalam bekerja. Isra Mi'raj mengajarkan kita untuk selalu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi integritas,” ujar Ustadz Das'ad Latif dalam ceramahnya.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang terjadi selama sesi tanya jawab. Beberapa peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kajian ini sebagai momentum refleksi diri dalam meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Dari pesan yang disampaikan melalui kajian ini, diharapkan seluruh pegawai BPOM dapat semakin termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari. Serta dalam menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan demi masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi. (HM-Zein)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
