Jakarta — BPOM menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin (2/6/2025). Upacara dilaksanakan dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pegawai BPOM dari berbagai unit kerja. Upacara hari ini terasa berbeda dengan adanya kehadiran para calon aparatur sipil negara (CASN) di dalam barisan jajaran pegawai BPOM pusat. Upacara ini merupakan upacara pertama yang mereka ikuti sejak resmi bergabung sebagai CASN BPOM pada 28 Mei 2025 lalu.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Sekretaris Utama BPOM Jayadi, yang dalam kesempatan ini membacakan sambutan resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut, disampaikan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus jiwa bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dihidupkan. "Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif, tetapi merupakan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," ujar Jayadi membacakan sambutannya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya penguatan ideologi bangsa di tengah perkembangan zaman. Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila semakin nyata, termasuk penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan ekstrimisme. Oleh karena itu, revitalisasi nilai-nilai Pancasila di segala sektor kehidupan menjadi sebuah keharusan.
Dalam sambutan tersebut, juga ditegaskan pentingnya internalisasi Pancasila dalam dunia pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. Pendidikan sejak dini, pelayanan publik yang adil, pemerataan ekonomi, serta etika dalam bermedia sosial adalah langkah-langkah konkret untuk menjaga Pancasila tetap relevan dan hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
BPIP, sebagaimana disampaikan dalam sambutan, berkomitmen melaksanakan program pembinaan ideologi Pancasila melalui berbagai sektor dan lintas lapisan masyarakat. Namun, keberhasilan penguatan Pancasila bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa.
Menutup sambutannya, Kepala BPIP mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam setiap langkah kehidupan. “Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jayalah Pancasila, Jayalah Indonesiaku!” tutup Jayadi. (HM-Armacata)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
