BPOM Raih Penghargaan Atas Internalisasi 鈥淏erAKHLAK鈥

13-12-2022 Kerjasama dan Humas Dilihat 614 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta BPOM menerima dua penghargaan pada Kick Off ASN Culture Fest 2022 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) pada Selasa (13/12/2022). Penghargaan ini diberikan atas internalisasi nilai BerAKHLAK yang diperoleh dari hasil baseline Survei Indeks BerAKHLAK. 

Penghargaan pertama yang diperoleh BPOM adalah sebagai Best Starter untuk kategori “Berorientasi Pelayanan”. Pada kategori ini, BPOM mendapatkan indeks sebesar 73,1 yang termasuk dalam kategori Cukup Sehat. Penghargaan kedua adalah untuk kategori Best Starter Overall Berakhlak. Untuk kategori ini, BPOM mendapatkan indeks sebesar 61,2 pada semua aspek dari nilai BerAKHLAK, yang juga termasuk dalam kategori Cukup Sehat.

Sekretaris Utama BPOM, Rita Mahyona hadir langsung menerima penghargaan tersebut mewakili Kepala BPOM RI. Turut hadir pada gelaran ASN Culture Fest 2022 yang diselenggarakan secara hybrid tersebut adalah Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, serta undangan dari 90 instansi pemerintah lainnya.

ASN Culture Fest 2022 merupakan bentuk apresiasi Kementerian PANRB kepada instansi pemerintah yang telah melakukan implementasi penguatan budaya kerja BerAKHLAK, yaitu Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Selain itu, ASN Culture Fest 2022 ditujukan menjadi wadah bagi instansi pemerintah untuk saling berbagi informasi terkait implementasi penguatan budaya kerja.

Survei Indeks BerAKHLAK dilakukan Kementerian PANRB pada medio Agustus hingga Desember 2022 terhadap 442 instansi Aparatur Sipil Negara (ASN). Survei ini disebut merupakan cara mengetahui maturitas tingkat kesehatan budaya organisasi, serta maturitas implementasi Core Values ASN BerAKHLAK.

Dalam sambutannya, Menteri PANRB menyebut bahwa birokrasi pemerintahan harus dapat berdampak langsung pada masyarakat. “Pemerintah harus dapat mengukur dampak dari keberhasilan birokrasinya untuk memastikan masyarakat menerima manfaat langsung dari birokrasi tersebut. Dampak yang diharapkan dari reformasi birokrasi, yaitu pada pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, percepatan digitalisasi administrasi pemerintahan, dan kemampuan pelaksanaan kegiatan prioritas aktual Presiden RI,” jelasnya.

Menurut Abdullah Azwar Anas lagi, Reformasi Birokrasi di dalam pemerintahan layaknya pohon bambu, walau tidak kelihatan, tetapi akarnya sudah menyebar kemana-mana. Semua instansi saat ini sedang memulai untuk menerapkan nilai budaya BerAKHLAK. Diharapkan setiap ASN dapat terus berpegang pada nilai ini dalam mengoptimalkan pelayanan publik, serta meningkatkan implementasi manajemen ASN. 

Untuk mengevaluasi penerapan nilai BerAKHLAK di sebuah institusi, perlu dilakukan kajian mendalam. Founder ACT Consulting International, Ary Ginanjar Agustian menyampaikan bahwa sebuah organisasi bisa gagal untuk mempercepat transformasi digital karena culture dari ASN-nya tidak berubah atau tidak adaptif. 

Lebih lanjut, dari hasil studi pada 442 instansi ASN dari pusat hingga daerah periode Agustus hingga Desember 2022, ditemukan bahwa masalah utama yang terjadi di hampir semua instansi adalah karena ASN kurang adaptif dalam merespons perubahan. Selain itu, ASN di kementerian dan lembaga kurang melakukan internalisasi dalam aspek harmonis. 

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, Alex Denni menyebut ASN menjadi kunci bagi tercapainya birokrasi yang berdampak. Ada tiga aspek untuk menilai peran ASN dalam mencapai tujuan birokrasi. Pertama, yaitu kinerja organisasi yang bisa mencapai tujuannya. Kedua, employee engagement, artinya pegawainya sendiri merasa nyaman dan bangga dengan organisasinya. Ketiga, employee branding, artinya orang yang berada di luar organisasi memiliki ketertarikan untuk bergabung dengan organisasi tersebut. 

“Lewat survei baseline budaya kerja ini, inginnya kita tahu budaya kerja kita saat ini sudah seberapa dekat dengan budaya kerja profesional yang diharapkan,” tukas Alex Denni. (HM-Khairul)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana