Jakarta – Menjelang akhir tahun 2024, BPOM kembali mencatat prestasi atas kinerjanya dengan memboyong penghargaan Atas Pelaksanaan Konsolidasi Pengadaan Reagen Kimia pada Katalog Elektronik. Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi memberikan secara langsung penghargaan tersebut kepada Sekretaris Utama BPOM Jayadi, Senin (9/12/2024).
Pemberian penghargaan dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Kedeputian Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah di Hotel Grand Melia Jakarta. Rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan inovasi pengadaan barang/jasa melalui konsolidasi pengadaan, peningkatan tata kelola pengadaan barang/jasa melalui probity advice, dan penanganan pengaduan, serta optimalisasi penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan pemberdayaan pelaku usaha kecil mikro dan koperasi (UMKK).
Dalam keynote speech-nya, Sekretaris Utama LKPP Iwan Herniwan menyampaikan konsolidasi pengadaan merupakan upaya konkret untuk meningkatkan penggunaan PDN dan produk UMKK secara efektif dan efisien. Karena itu, dalam rangka memperingati ulang tahun ke-17, LKPP memberikan penghargaan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang telah melaksanakan inovasi konsolidasi pengadaan dan atas penanganan pengaduan terbaik.
“Ini merupakan momen yang sangat penting, karena penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga kami berharap dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh kementerian/lembaga/pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan,” tuturnya. “Tidak ada kata berhenti dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik dan melalui konsolidasi pengadaan serta penanganan pengaduan yang lebih baik lagi,” Iwan Herniwan menegaskan.
Selain BPOM, terdapat 4 kementerian/lembaga lain yang mendapatkan penghargaan atas pelaksanaan konsolidasi pengadaan dari LKPP. Keempat kementerian/lembaga tersebut, yaitu Kementerian Kesehatan atas pelaksanaan konsolidasi pengadaan alat kesehatan pada katalog elektronik, Kementerian Agama atas pelaksanaan konsolidasi pengadaan meubelair pendidikan dan keagamaan pada katalog elektronik, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atas pelaksanaan konsolidasi pengadaan Bina Keluarga Balita (BKB) Kit Stunting pada katalog elektronik, dan Komisi Pemilihan Umum atas pelaksanaan konsolidasi pengadaan logistik pemilu tahun 2024 pada katalog elektronik.
Di bawah kepemimpinan Taruna Ikrar, BPOM secara aktif terus mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa, melalui business matching yang melibatkan industri dan pelaku usaha, khususnya dalam pengadaan alat laboratorium dan bahan pengujian. Pada tahun 2024, BPOM berhasil melaksanakan konsolidasi reagen kimia P3DN dengan nilai komponen dalam negeri yang mencapai lebih dari 25%, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian PDN. (HM-Nelly)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
