Jakarta – BPOM sebagai mitra Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) meraih Penghargaan Anugerah Mitra Kerjasama Pendukung Program Diktiristek Kategori Lembaga Instansi Pemerintah. BPOM meraih Penghargaan tersebut sebagai lembaga yang memberi dukungan pada Peningkatan dan pengawasan kesehatan bagi insan pendidikan tinggi.
Penghargaan ini diserahkan pada Malam Anugerah Diktiristek 2022 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada Kamis (15/12/2022). Hadir langsung menerima penghargaan yaitu Sekretaris Utama BPOM, Rita Mahyona yang mewakili Kepala BPOM. Penghargaan diserahkan oleh Plt. Direktur Jenderal Diktiristek, Nizam dan Plt.Sekretaris Direktur Jenderal Diktiristek, Tjitjiek Srie Tjahjandarie.
Anugerah ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Ditjen Diktiristek. Tujuan pemberian penghargaan ini adalah sebagai bentuk apresiasi kepada pemangku kepentingan dan perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), jurnalis, media, dan mitra (Kementerian, lembaga, serta dunia usaha dan dunia industri) yang telah berkontribusi dalam mendukung implementasi transformasi perguruan tinggi melalui program Merdeka Belajar Kampus Mereka, Pencapaian Indeks Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, MatchingFund, dan program prioritas lainnya.
Penghargaan yang diterima BPOM merujuk pada program kolaborasi antara BPOM dan Kemendikbud, yaitu Program Pangan Aman Goes To Campus (PAGC). Program ini turut mendukung dalam menyukseskan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Program PAGC bertujuan untuk mencetak Fasilitator Keamanan Pangan dari unsur dosen dan mahasiswa yang akan mendampingi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) pangan olahan dalam pemenuhan prinsip keamanan pangan. Implementasi program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompeten, tangguh, dan siap bekerja di bidang keamanan pangan.
Selain itu, juga sebagai hasil dari pengembangan kerja sama dan kolaborasi dari program Duta Kosmetik dan Jamu Aman yang telah diinisasi dan diimplementasikan oleh BPOM. Program ini mendukung implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara BPOM-Kemendikbud dan berkontribusi pada program Diktiristek.
Plt. Sekretaris Ditjen Diktiristek, Tjitjik Srie Tjahjandarie menyebutkan bahwa anugerah ini berawal dari Anugerah Humas dan Jurnalis dan Media pada tahun 2017. Untuk tahun ini ada penambahan kategori, salah satunya anugerah yang diperuntukkan bagi lembaga pemerintah. Anugerah ini merupakan cerminan dari semangat gotong royong.
Menambahkan penjelasan tersebut, Plt. Direktur Jenderal Diktiristek menyampaikan bahwa para penerima anugerah ini berasal dari seleksi, penjurian, dan penarikan data untuk mengukur kinerja dan kontribusinya bagi pendidikan. Lebih lanjut, beliau menjelaskan 3 tahun ini Diktiristek memiliki Semangat untuk gotong royong dalam mentransformasikan pendidikan tinggi. Tujuan pendidikan tinggi itu sendiri untuk mencetak generasi bangsa yang unggul, adaptif, dan berakhlak mulia. (HM-Khairul)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
