BPOM Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Melalui BAZNAS

09-12-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 1386 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Tragedi kemanusiaan masih terjadi di Palestina hingga hari ini. Pemerintah Indonesia terus mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk mengakhiri tragedi tersebut. Untuk itu, BPOM mengumpulkan bantuan untuk Palestina melalui program BPOM Peduli. Penggalangan bantuan diikuti oleh pegawai BPOM seluruh Indonesia mulai dari tanggal 22 hingga 28 November 2023. Bantuan yang terkumpul tersebut disalurkan oleh BPOM melalui Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) pada Jum’at (08/12/2023).

Bantuan akan segera disalurkan untuk rakyat Palestina. “Bantuan kemanusiaan untuk Palestina kami serahkan melalui BAZNAS yang sudah terbukti kredibilitasnya dalam penyaluran bantuan yang dihimpun dari masyarakat, termasuk bantuan untuk rakyat Palestina”, ujar Plt. Kepala BPOM RI, L. Rizka Andalucia. Bantuan kemanusiaan yang diserahkan sebagai hasil penggalangan dana dari pegawai BPOM sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BPOM untuk perjuangan bangsa Palestina. “Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai BPOM yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana ini. Semoga donasi Bapak/Ibu dicatat sebagai amal baik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa”, ujar Plt. Kepala BPOM. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bantuan ini dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan dasar dan mendesak rakyat Palestina, seperti makanan dan obat-obatan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, yang hadir langsung pada kesempatan ini menjelaskan bahwa bantuan dari segenap bangsa Indonesia telah disalurkan untuk rakyat Palestina. Salah satunya ditujukan untuk pengembangan pendidikan. “BAZNAS memiliki program beasiswa bagi rakyat Palestina untuk berkuliah di Indonesia dan saat ini, para penerima beasiswa sedang melakukan studi di Universitas Hasanuddin (Unhas)”, ujarnya.

Bantuan untuk rakyat Palestina semakin dibutuhkan karena warga Palestina saat ini menghadapi perubahan musim. Menurut Achmad Sudrajat, kondisi rakyat Palestina makin memprihatinkan karena saat ini mulai memasuki musim dingin. Ditambah dengan kondisi pasokan pangan yang menipis. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa orang tua dari penerima beasiswa untuk rakyat Palestina sedang dalam kondisi sulit karena mereka terisolasi di dalam rumah dengan stok kebutuhan yang sudah menipis. 

Menerima bantuan dana dari BPOM pada hari ini, Achmad Sudrajat menguntai doa bagi Plt. Kepala BPOM beserta seluruh jajaran BPOM. “Semoga mendapatkan balasan kebaikan dari Allah dan bantuan ini kelak akan menjadi saksi di hadapan Allah bahwa BPOM RI selalu bersama rakyat Palestina,” doanya. (HM-Khairul)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana