Breakthrough Badan POM : Sekali Impor Bahan Kimia Untuk Selamanya

11-10-2012 Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Dilihat 2655 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Badan POM senantiasa menjaga komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan publik pada Kamis, 11 Oktober 2012 melakukan Sosialisasi NSW SKI Peruntukan Non Obat dan Makanan yang dibuka oleh Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan, Dra. Reri Indriani, Apt., M.Kes. Sosialisasi ini dihadiri oleh para importir serta perwakilan dari Direktorat Pengawasan Distribusi PT dan PKRT, Insert OT, Kos dan PK, Insert Pangan , Pusat Informasi Obat dan Makanan , Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya, Balai Besar POM di Surabaya dan Balai BEsar POM di Semarang.

Pengembangan sistem e-bpom yang dilakukan secara berkesinambungan pada tahun 2012 ini melakukan terobosan dengan me nerbit k an SKI Peruntukan Non Obat dan Makanan yang bertuj ua n untuk mengefisienkan importasi pada proses permohonan SKI dari Industri Bukan Obat dan Makanan yang dipersyaratkan petugas Analyzing Point Dirjen Bea dan Cukai.

Setelah tahap sosialisasi akan dilakukan pilot project penerapan SKI Peruntukan Bukan Obat Dan Makanan sebelum diimplementasikan secara penuh tanggal 22 Oktober 2012 .

Untuk wilayah Medan, Semarang dan Surabaya akan dilaksanakan sosialisasi dengan cara pembelajaran elektronik jarak jauh menggunakan Vicon.

Kepala Bidang Teknologi Informasi Dra. Rita Endang, Apt., M.Kes sebagai Narasumber memberikan presentasi Sosialisasi SKI Peruntukan Non Obat dan Makanan yang menjelaskan tahapan pengajuan SKI Peruntukan Non Obat dan Makanan (NOM) yang berlaku seterusnya dengan syarat 4 item yang harus sama yaitu : HS Code, Nama Bahan, Eksportir dan Importir. Dalam presentasi ini juga disampaikan terkait Single Sign On Single Sign On (SSO) yang telah diimplementasikan pada sistem e-bpom per 5 Desember 2011 adalah fasilitas untuk mempermudah akses user yang akan menggunakan sistem INSW beserta system perijinan dalam satu waktu sehingga diharapkan dapat mengurangi password fatigue (kelelahan penggunaan banyak password), dan percepatan komunikasi dengan tim helpdesk. Selain itu juga disampaikan mengenai Indonesia National Trade repository (INTR) sebagai single reference agar importir dapat melihat informasi mengenai importasi dari seluruh K/L.

Dalam sosialisasi ini perwakilan dari Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya, Ibu Dina, S.Si juga menyampaikan bahwa pengajuan SKI Bahan Kimia Non Pangan dilakukan di Direktorat Insert Pangan. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Balai Besar POM yang telah mengimplementasikan NSW yaitu Kepala Bidang Serlik BBPOM di Surabaya Dra. Endang Widowati, Apt

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang dipimpin oleh perwakilan Korlaktek NSW Badan POM, Kasubdit Sertifikasi Dra. Kristiana Haryati, Apt. yang disambut antusias oleh para importir.

Pada acara sosialisasi ini juga disampaikan demo aplikasi e-bpom SKI Peruntukan Non Obat dan Makanan oleh Bapak Fahmy, A.Md dan Konsultan Pengembang Aplikasi yang dilanjutkan dengan Helpdesk SKI Peruntukan Non Obat dan Makanan oleh Tim NSW Badan POM.

 

Pusat Informasi Obat dan Makanan

 

Berita Terkait:
Sosialisasi Aplikasi e-bpom SKI Bahan Baku Peruntukan Non Obat dan Makanan

 

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana