Bukan hanya Badan POM yang melakukan pengawasan Obat dan Makanan

11-10-2012 Hukmas Dilihat 2058 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Hukmas

tetapi juga masyarakat, termasuk ibu-ibu ikut berperan aktif membantu pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan. Harapan ini disampaikan Kepala Badan POM Dra. Lucky S. Slamet, M.Sc pada saat membuka kegiatan talkshow Badan POM Sahabat Ibu (BSI) di Aula Gedung C Badan POM Kamis, 11 Oktober 2012.

Lebih lanjut Kepala Badan POM menjelaskan kepada ibu-ibu Darma Wanita Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB) yang menjadi peserta BSI kali ini, bahwa ibu-ibu memegang peranan penting dalam penyampaian dan penyebarluasan informasi mengenai produk obat dan makanan yang aman, bermanfaat dan bermutu.

Talkshow BSI yang ketujuh ini membahas permasalahan mengenai pangan rekayasa genetika. Direktur Standardisasi Produk Pangan, Ir. Tetty Helfery Sihombing yang menjadi narasumber BSI kali ini memaparkan bahwa rekayasa genetika merupakan salah satu teknik bioteknologi yang dilakukan dengan pemindahan gen dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan tanaman/hewan/jasad renik yang memiliki sifat-sifat tertentu sehingga mendatangkan keuntungan yang lebih besar bagi manusia.

Terkait masalah rekayasa genetika ini, pemerintah melindungi masyarakat dari kemungkinan akibat negatif produk hasil rekayasa genetika dengan mengatur dan mengawasi produk rekayasa genetika, membuat persyaratan keamanan dan pelabelan produk rekayasa genetika serta membentuk komisi untuk mengkaji produk tersebut. Di akhir pemaparannya, Tetty Helfery mengajak ibu-ibu untuk menjadi konsumen cerdas, salah satunya dengan selalu memperhatikan label pada kemasan produk pada saat membeli obat dan makanan. Selain pemaparan materi mengenai pangan rekayasan genetika, peserta juga diberikan materi terkait website Badan POM yang disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan, Dra. Reri Indriani, M.Si.

Seusai pemaparan materi, Ibu Kepala Badan POM memandu ibu-ibu peserta talkshow yang dipimpin oleh Ibu Ceffi Eko Prasojo (istri Wamenpan & RB) dan Ibu Tuti Tasdiq (Ketua Darma Wanita Kemenpan & RB) untuk melihat mobil laboratorium keliling Balai Besar POM di Jakarta. Ibu Kepala Badan POM dan petugas memberikan penjelasan mengenai rapid test kit yang dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya dalam suatu produk secara cepat. Ibu-ibu tampak antusias terutama ketika melihat display produk obat dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, manfaat dan mutu. Mereka bergantian mengajukan pertanyaan tentang produk tersebut.

Pertemuan diakhiri dengan demo website Badan POM oleh Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan, Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si dimana ibu-ibu bisa mendapatkan informasi tentang obat dan makanan yang up to date.

Semoga setelah mengikuti talkhshow ini, ibu-ibu Darma Wanita Kemenpan & RB diharapkan dapat meneruskan informasi dan pengetahuan yang diterima kepada lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, harapan Kepala Badan POM agar masyarakat turut berperan aktif dalam pengawasan obat dan makanan dapat terwujud.

 

Biro Hukmas

 


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana