"Siapa diantara Bapak dan Ibu yang tahu kepanjangan dari Badan POM?", tanya Kepala Badan POM, Penny K. Lukito saat acara penyebaran informasi Obat dan Makanan di Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Kamis (13/10). Acara yang diikuti ratusan peserta dari 7 suku di Kabupaten Mimika Provinsi Papua yaitu suku Kamoro, Amume, Mee, Nduga, Damal, Moni, dan Lani tersebut diselenggarakan oleh Balai Besar POM di Jayapura dalam rangka mencerdaskan masyarakat agar terhindar dari Obat dan Makanan yang berbahaya bagi kesehatan.
Para peserta penyuluhan terlihat sangat antusias, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang terlontar seperti berapa lama produk Obat dan Makanan sudah tidak boleh dikonsumsi sebelum tanggal kedaluwarsa, bagaimana kita tahu obat palsu, apa ciri-ciri makanan yang berbahaya. dll. Semua pertanyaan tersebut dijawab secara gamblang oleh Kepala Badan POM hingga mereka benar-benar memahaminya. "Bapak/ibu, supaya terhindar dari produk yang berbahaya, ingat Cek KIK, pastikan kemasan dalam kondisi baik, ada izin edar dari Badan POM, dan belum melampaui masa kedaluwarsa", pesan Kepala Badan POM kepada seluruh peserta.
"Saya ingin memahami bagaimana cara memilih Obat dan Makanan yang aman supaya keluarga saya selamat dan saya juga akan menularkan ilmu yang saya dapat hari ini kepada kerabat", demikian janji salah seorang peserta yang diiyakan para peserta lain dengan anggukan kepala.
Semoga semakin banyak masyarakat Kabupaten Mimika Provinsi Papua yang menjadi konsumen Obat dan Makanan yang cerdas, demi masa depan generasi muda bangsa yang berkualitas. HMN
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
