Demikian pesan yang disampaikan oleh Kepala Badan POM, DR. Roy A. Sparringa, M.App.Sc. di depan jajaran pejabat Eselon I, II, dan III Badan POM serta Kepala Balai Besar/Balai POM seluruh Indonesia pada acara video conference, Senin 9 Desember 2013. “Mari tebarkan senyum, karena dengan senyuman kita akan memberikan tambahan dorongan semangat kepada diri kita sendiri, rekan kerja, Pimpinan, dan masyarakat lainnya”, lanjutnya.
“Tugas Badan POM sangat mulia dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan”, ungkap Kepala Badan POM menekankan. Dalam forum resmi pertamanya sebagai Kepala Badan POM tersebut, Pak Roy, demikian Beliau akrab disapa, menyampaikan beberapa hal yang akan segera dilakukan/program jangka pendek, sebagai gebrakan awal Beliau dalam memegang tampik kepemimpinan jilid ke-5 Badan POM.
Yang pertama adalah melakukan konsolidasi ke dalam/internal Badan POM. Koordinasi dan komunikasi antar unit kerja di Badan POM maupun di Balai Besar/Balai POM harus ditingkatkan, untuk mendukung peningkatan kinerja Badan POM secara keseluruhan. Hal ke-2 adalah menggalang kemitraan, baik dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan asosiasi utamanya IAI, GP Farmasi, dll. Ke-3 adalah memperbaiki komunikasi, dan yang ke-4 adalah menangani isu strategis, utamanya dalam rangka merebut kembali WTP.
“Untuk dapat merebut kembali WTP, perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain penatausahaan PNBP, penatausahaan persediaan reagensia dan baku pembanding, kesesuaian MAK, pengelolaan keuangan negara dengan benar. Dan sebagai instrumen pendukungnya adalah penataan SPIP, hasil audit kinerja BPK, pre dan post market, dll.” ujar Beliau menjelaskan.
Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah pengelolaan sumber daya waktu. “Lakukan perencanaan yang matang, laksanakan dengan efisiensi, efektifitas, dan ekonomi di setiap unit”, Ungkap Kepala Badan POM lebih lanjut. Untuk program jangka panjang, hal yang paling penting dilaksanakan dalam kepemimpinan Badan POM jilid ke-5 adalah menggalang kemitraan, baik internal maupun eksternal. Terdapat 5 hal penting yang harus dilakukan, yaitu :
- Back to basic,
- Kelembagaan,
- Pengelolaan sumber daya,
- Penguatan jejaring, dan
- Pengawasan berbasis risiko.
Dalam rangka menyambut hari anti korupsi, maka Kepala Badan POM menegaskan kepada seluruh karyawan agar (1) Menjaga integritas dan (2) Berpikiran positif.
Biro Hukmas
