DI HARI LUPUS SEDUNIA, BPOM BERI IZIN EDAR OBAT HERBAL UNTUK PENDERITA LUPUS.

06-05-2018 Kerjasama dan Humas Dilihat 5368 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Bandung - Tren back to nature meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan bahan alami bagi kesehatan. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang potensial untuk diteliti dan dikembangkan sebagai obat bahan alam, termasuk untuk mengobati penyakit-penyakit langka.

 

BPOM RI mendukung inisiatif penelitian dan pengembangan obat untuk penyakit langka (orphan drug) seperti lupus. “Saya berharap pengembangan untuk obat  kebutuhan khusus ini terus dikembangkan menjadi obat jenis fitofarmaka”, jelas Kepala BPOM RI Penny K. Lukito dalam talkshow yang digagas Syamsu Dhuha Foundation di Aula Barat ITB (6/5). Talkshow ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam puncak peringatan World Lupus Day tahun 2018.

 

Dalam kesempatan ini, Kepala BPOM RI menyerahkan secara langsung izin edar obat herbal tersebut secara simbolis kepada PT Kimia Farma. Penelitian dan pengembangan obat bahan alam, khususnya fitofarmaka, perlu dilakukan sebagai alternatif obat untuk penyakit lupus dengan harga terjangkau. Ini sejalan dengan inisiatif Pemerintah dalam Perpres No 6 Tahun 2016 terkait percepatan pengembangan industry farmasi di Indonesia.

 

Obat bahan alam menjadi prioritas BPOM RI, karena kekayaan hayati yang dimiliki Indonesia belum dimaksimalkan. “Saya memperhatikan, kenapa negara-negara lain dapat lebih maju (dalam pengembangan obat bahan alam) seperti negara India dan Tiongkok”, ujar Penny K. Lukito.

Diperlukan kerjasama lintas sektor antara Pemerintah sebagai regulator, akademisi dan pelaku usaha untuk fokus dalam pengembangan obat bahan alam. “Hilirisasi dalam riset-riset yang sudah dilakukan oeh akademisi untuk bisa tersambung dengan industri dan pemerintah. BPOM RI akan berada di depan untuk mengatur standar-standar yang memudahkan tanpa mengurangi kualitas, mutu dan khasiat”, lanjut Kepala BPOM RI.

 

Penelitian obat bahan alam khususnya untuk pengobatan Lupus bisa menjadi pionir di dunia penelitian untuk mengangkat obat bahan alam dalam menembus pasar global. Oleh karena itu BPOM RI akan terus mendorong pelaksanaan uji klinik dengan melakukan deregulasi, konsultasi, pendampingan melalui kegiatan forum komunikasi dan advokasi, coaching clinic maupun pelatihan uji klinis yang berkesinambungan. (HM-Benny)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Stategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana