Solid, Andal, Terpadu, Utuh. Demikian disampaikan Kepala Badan POM, Dra Lucky S. Slamet, M.Sc, dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun Badan POM ke-12 yang diselenggarakan di Aula Gedung C Badan POM. Memanfaatkan momentum peringatan HUT ini, Badan POM meluncurkan program Aplikasi e-Registrasi Obat (AeRO) dan Aplikasi Sistem Registrasi Obat Tradisional (ASROT), yang ditujukan agar pelayanan publik Badan POM dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, transparan, efektif, dan efisien.
Peluncuran AERO tahap awal yang ditujukan untuk obat copy dan ASROT untuk obat tradisional low risk ini merupakan upaya peningkatan mutu kinerja Badan POM agar waktu pelayanan registrasi obat dan obat tradisional menjadi semakin singkat, dimana pendaftar tidak perlu datang ke Badan POM dan dapat memantau secara online perkembangan proses pendaftaran produknya.
Selain itu, dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Arsip Nasional RI (ANRI), Deputi Bidang Tata Laksana dan Deputi Bidang Pelayanan Publik – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan dan RB), Plt. Sekjen Kementerian Kesehatan, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan – Arsip Nasional RI serta Asisten Muda Ombudsman ini, Kepala ANRI, M. Asichin, SH., M.Hum berkesempatan menyerahkan Sertifikat Akreditasi Kearsipan kepada Kepala Badan POM. Sertifikat ini merupakan pengakuan atas sistem kearsipan Badan POM yang terintegrasi dengan kemampuan telusur yang cepat dan tepat.
Upaya peningkatan pelayanan publik Badan POM juga didukung oleh implementasi program penilaian prestasi kerja pegawai melalui pendekatan metode Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Metode ini menilai prestasi kerja pegawai dengan menggabungkan penilaian aspek kuantitas, kualitas, waktu, dan/atau biaya, dengan aspek orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama, dan kepemimpinan. Kepala Biro Hukum dan Humas disaksikan Sekretaris Utama secara simbolis menandatangani SKP-nya pada peringatan HUT Badan POM ini.
Kemenpan dan RB menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Reformasi Birokrasi yang telah dilaksanakan Badan POM, antara lain peningkatan pelayanan publik dan penataan sistem manajemen sumber daya aparatur dalam bidang tata laksana pengawasan obat dan makanan yang menjadi core business Badan POM.
Sudah banyak karya nyata Badan POM selama dua belas tahun ini, baik secara nasional, regional maupun internasional. Ke depan, dukungan, peran serta dan komitmen semua pegawai Badan POM semakin penting untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan daya saing bangsa. (HM-04)
Biro Hukum dan Humas
