Dorong Daya Saing Industri melalui Pendampingan Regulatori dan Percepatan Pelayanan Dunia Usaha

30-03-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 346 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Denpasar - Setiap tahun BPOM rutin melakukan pertemuan konsolidasi tingkat pimpinan dalam rangka penyusunan Arah Kebijakan BPOM di tahun berikutnya melalui kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Tahun ini, BPOM kembali menyelenggarakan Rakernas untuk membahas penyusunan Arah Kebijakan BPOM pada rancangan awal Rencana Kerja BPOM tahun 2024.

Rakernas tahun ini diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 28-30 Maret 2023. Mengangkat tema Mendorong Daya Saing Industri Nasional melalui Pendampingan Regulatori dan Percepatan Pelayanan Dunia Usaha, Rakernas ini dihadiri oleh pimpinan unit kerja dan unit pelaksana teknis, baik secara luring maupun daring. 

Kegiatan hari pertama dibuka langsung oleh Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito. Ia memaparkan bahwa tahun 2024 menjadi tahun yang penting sebagai tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, serta Rencana Strategis Kementerian/Lembaga (Renstra K/L) 2020-2024 mewujudkan visi pembangunan nasional perlu dijelaskan dalam rencana kerja yang tepat dan efektif serta mengedepankan sinergisme lintas sektor untuk kesejahteraan masyarakat.

“BPOM perlu mempertajam penyusunan rancangan Rencana Kerja BPOM Tahun 2024 dengan melakukan identifikasi dan menetapkan kontribusi yang sesuai dalam mendukung capaian sasaran pembangunan nasional, serta memastikan keselarasan antara Rencana Kerja (Renja) K/L dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2024,” ungkap Kepala BPOM pada sambutannya. 

Sebagai otoritas regulatori obat dan makanan, BPOM berkomitmen mendorong daya saing industri nasional melalui dukungan pada hilirisasi, pendampingan regulatori yang proaktif, dan akselerasi pelayanan prima bagi dunia usaha dengan mengutamakan perlindungan kesehatan masyarakat. Strategi ini harus dilaksanakan sejalan dan terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional.

Pada hari pertama Rakernas, turut hadir pula Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Pungkas Bahjuri Ali dan Plt. Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Keuangan, Wahyu Utomo sebagai narasumber eksternal pada sesi diskusi panel. Pungkas Bahjuri Ali menjelaskan bahwa memasuki masa transformasi ekonomi ke arah sistem ekonomi yang baru, dapat memberi dampak bagi BPOM. Salah satunya adalah dorongan kepada industri manufaktur dari sektor pertanian dan pangan olahan akan semakin menjadi andalan ke depan. Sementara itu, Wahyu Utomo memaparkan dan berdiskusi terkait Kebijakan Fiskal Tahun 2024.

Hari kedua Rakernas dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait Arah Kebijakan Teknis dan Kegiatan Prioritas Eselon I. Kegiatan ditutup di hari ketiga dengan sesi pembahasan terkait Rencana Target Rancangan Awal Renja BPOM Tahun Anggaran 2024. (HM-Grace)


Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana