Jakarta. Kegiatan Sinergi Edukasi Obat dan Makanan Bersama Mitra Badan POM merupakan salah satu upaya Badan POM dalam memberikan Komunikasi, Edukasi, dan Informasi (KIE) kepada masyarakat. KIE kali ini mengusung tema “Pastikan Obat dan Makanan Aman, Indonesia bebas pandemi COVID-19 yang dilaksanakan pada Kamis, 14 Oktober 2021 di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat diikuti 500 orang peserta yang tertib menerapkan Physical Distancing demi menjaga protokol kesehatan.
Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Yudi Noviandi membuka kegiatan KIE dengan menyampaikan tentang Badan POM beserta tugas dan fungsinya dalam menjamin Obat dan Makanan bermutu, berkhasiat, dan berdaya saing. Beliau menegaskan, “Masyarakat harus mengunduh aplikasi CekBPOM dan BPOM Mobile, yang dibangun Badan POM untuk mempermudah pengaduan dan pengecekan obat dan makanan terdaftar di Badan POM”. Beliau juga mengedukasi masyarakat tentang keamanan pangan serta zat-zat yang tidak diperbolehkan dalam pangan sehingga sebelum mengkonsumsi Obat dan Makanan, masyarakat harus tetap melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa). Selanjutnya Koordinator Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi, Yayan Cahyani memberikan informasi terkait penomoran izin edar yang diterbitkan Badan POM. Oleh karena itu masyarakat harus makin cerdas dan berdaya dengan mengkonsumsi produk yang memiliki izin edar yang terdaftar di Badan POM.
"Badan POM adalah instansi yang memastikan mutu, khasiat dan keamanan Obat dan Pangan Olahan, termasuk memastikan vaksin dalam program vaksinasi di Indonesia aman untuk digunakan.", demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Lebih lanjut Charles Honoris mengungkapkan bahwa peserta KIE harus mengajak keluarga dan lingkungan untuk divaksin. Beliau menegaskan bahwa semua harus mau divaksin dan menyelesaikan vaksinasi untuk melindungi diri dan keluarga dari COVID-19 dan sebagai upaya gotong royong menuju Indonesia bebas pandemi COVID-19. Karena itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI mengajak para peserta kegiatan untuk menjadi duta vaksinasi. "Selain vaksinasi, masyarakat tetap harus menerapkan protocol kesehatan," ujar Charles Honoris menutup paparannya.
KIE ditutup dengan materi yang disampaikan oleh Arief Dwi Putranto, Koordinator Kelompok Sistem Informasi-Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan. Dalam materinya, beliau memberikan edukasi terkait pemanfaatan Teknologi Informasi untuk memperoleh berita up-to-date terkait Obat dan Makanan serta memastikan Obat dan Makanan yang digunakan terjamin aman sebelum membeli produk melalui aplikasi CekBPOM dan BPOM Mobile.
Selain KIE, juga dilaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat. Vaksinasi yang menggunakan Vaksin Pfizer. Vaksinasi dilakukan sebagai upaya mempercepat Indonesia bebas pandemi COVID-19. Melalui kegiatan KIE hari ini, Badan POM terus mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu memilih produk Obat dan Makanan yang aman, berkhasiat, dan bermutu serta bergizi. Selain itu, peserta diharapkan dapat berperan sebagai duta dalam menyebarkan informasi Obat dan Makanan yang aman untuk mendukung pengawasan Obat dan Makanan.
Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan
