JAKARTA – Pagi ini Kepala Badan POM, Roy Sparringa beserta jajaran Eselon I & II Badan POM menghadiri acara yang diadakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yaitu penyerahan Laporan Keuangan Badan POM TA 2015 (unaudited) kepada anggota VI BPK RI dan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja Badan POM TA 2014 s.d Semester I TA 2015 oleh Anggota VI BPK RI kepada Kepala Badan POM. Acara tersebut dilaksanakan di Gedung Tower BPK Jakarta Selatan pada Senin (21/03/16).
Pada tahun 2015, dari 3 (tiga) sasaran strategis yang telah ditetapkan pada Rencana Strategis Badan POM 2015-2019, terdapat 2 sasaran strategis yang pencapaiannya “Memuaskan”, yaitu: (i) “Menguatnya sistem pengawasan Obat dan Makanan”; dan (ii) “Menguatnya kualitas kapasitas kelembagaan Badan POM”. Sedangkan sasaran strategis “Meningkatnya kemandirian pelaku usaha, kemitraan dengan pemangku kepentingan, dan partisipasi masyarakat” tercapai dengan kriteria “Cukup”.
Kepala Badan POM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Badan POM selain akan lebih proaktif dengan mengedepankan tindakan pencegahan yang menuntut pelaku usaha memenuhi ketentuan Best Practices antara lain GMP pada sarana produksi dan GDP pada sarana distribusi, juga akan meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan Obat dan Makanan dan terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas atas pengelolaan keuangan negara.
“Saya atas nama Badan POM mengucapkan terima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan khususnya Bapak Anggota VI dan Bapak Auditor Utama KN VI BPK beserta Tim Pemeriksa BPK yang telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan dalam rangka peningkatan kualitas sistem pengendalian pengelolaan keuangan dan penguatan kelembagaan Badan POM dalam pemeriksaan BPK”, tegas Roy. (HM-Rahman)
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
