FAO Study Of Food Safety Scenario In Few Countries Of The Region In Relation

29-01-2014 Dit Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan Dilihat 2022 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Pada tanggal 21-23 Januari 2014, Food and Agricultural Organization Regional Office for Asia and Pacific (FAO RAP) bekerja sama dengan Institute of Nutrition, Mahidol University menyelenggarakan study of the food safety scenario in few countries of the Region in relation to strengthening coordination between departments di Indonesia. Studi ini merupakan inisiatif FAO RAP untuk menindaklanjuti Food and Agricultural Organization Regional Office for Asia and Pacific (FAO RAP) menyelenggarakan Regional Consultation Workshop on Guidelines for Development of Food Safety Policies for countries in Asia yang diselenggarakan di Bangkok pada tanggal 17-19 Desember 2012. Pada pertemuan tersebut, member countries berbagi informasi perihal status kebijakan keamanan pangan di negaranya masing-masing sehingga dihasilkan rekomendasi terkait reviu pendekatan/kebijakan keamanan pangan, yang difokuskan pada mekanisme koordinasi antar lembaga.

 

Studi atau kajian tersebut dilaksanakan dalam bentuk pilot projek pada 2-3 negara yang berbeda. Indonesia terpilih menjadi negara yang akan melaksanakan pilot projek tersebut disamping Myanmar dan Lao PDR. Pilot projek ini berupa kunjungan tim dari Mahidol University kepada beberapa lintas sektor di masing-masing Negara untuk mempelajari food safety scenario terutama terkait dengan mekanisme koordinasi dan tata hubungan kerja. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) ditunjuk sebagai focal point, karena kapasitas Badan POM selaku Ketua Pelaksana Jejaring Keamanan Pangan Nasional (JKPN). Nodal point bertugas untuk mengajak lintas sektor untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kajian ini.

 

Tim Mahidol University yang terdiri dari Dr Songsak Srianujata dan Dr Nattapol Tangsuphoom melakukan kunjungan dan diskusi dengan lintas sektor keamanan pangan di Indonesia pada tanggal 21-23 Januari 2014. Instansi lintas sektor yang dikunjungi adalah Badan POM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Pertanian. Sebuah Round Table Discussion (RTD) dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2014 untuk pemaparan hasil studi /observasi di Indonesia dari tim Mahidol University.

 

Bahwa banyak sektor terkait bidang keamanan pangan. Oleh karena itu, penting untuk secara terus menerus melakukan komunikasi dan koordinasi lintas sektor. Diharapkan dengan kajian ini, FAO dapat memberikan gambaran dengan anggotanya bagaimana mekanisme memperbaiki koordinasi di tingkat nasional

 

Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana